Sekcam Serang Baru Ingatkan Para Kades Sukseskan Program Ketapang di 8 Desa

Sekcam
Sekcam Serang Baru
0 Komentar

KBEonline.id- Pemerintah Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, melakukan Monitoring Evaluasi (Monev) Program Ketahanan Pangan (Ketapang) di delapan desa se Kecamatan Serang Baru, satu diantaranya Desa Jayasampurna.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Serang Baru, Irwan Kurniawan mengatakan, dengan adanya program ketahanan pangan di setiap desa ini bisa memberdayakan masyarakat secara maksimal.

“Karena program ini merupakan suatu Program Presiden Pak Prabowo, dimana setiap desa itu harus mempunyai solusi terkait pemberdayaan masyarakat,” kata Irwan usai melakukan Monev Program Ketahanan Pangan Ternak Sapi di Desa Jayasampurna, Selasa (11/10/25).

Baca Juga:Ngeblar Kopi! Hidden Gem Ngopi Malam di Perumnas Karawang yang Bikin BetahKafe di Bukit Hyundai Disapu Badai, Atap Terbang Menimpa 2 Mobil Pengunjung dan Rumah Warga

Menurutnya, Program Ketapang yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ini bisa bermacam-macam, ada peternakan sapi, ayam petelur, palawija dan lain sebagainya sesuai dengan keinginan Kepala Desa selaku pemangku wilayah.

” Intinya dari program ketahanan pangan ini, dari sisi ekonomi masyarakat desa nya bisa lebih maju lagi, bisa lebih kuat lagi dari sektor ekonomi nya. Karena pondasi ekonomi itu ada didesa. Mangkanya sukseskan program ketahanan pangan yang ada di delapan desa di serang baru,” terangnya.

Ia menegaskan, Monev yang di lakukan Pemerintah Kecamatan dan juga pendamping desa ini untuk memastikan bahwa Program Ketapang di delapan desa ini sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB), dan realisasinya ada .

” Tadi kita cek bersama-sama sapinya ada, kandang nya ada, bahkan keterangan tentang ketahan pangan pun ada. Jangan sampai dana desa atau hal-hal yang sifatnya pembangunan ketahanan pangan tidak optimal.

Tinggal kedepannya sapi itu menjadi gemuk dan bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di desa Jayasampurna,” terangnya.

Ia menekankan, maju dan tidaknya Program Ketapang ini tergantung daripada pola pikir kepala desanya. Sebab, kata dia, sebagus apapun Program pemerintah kalau Mindset (Kerangka Berfikir) nya negatif, maka persentase nya kecil.

” Jadi saya berharap mindset memajukan wilayah dengan dana yang sudah ada dioptimalisasi. Karena mindset itu sesuatu hal yang tidak ada di bangku kuliahnya, hanya kita selaku pemegang amanah, pemangku wilayah bagaimana kita berfikir dengan dana yang ada kita membangun sesuatu desa atau kecamatan secara umumnya. Jadi saya berharap pera pemangku wilayah di kecamatan serang baru berfikir maju memajukan wilayahnya dari sisi pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya. (mil)

0 Komentar