KBEONLINE.ID KARAWANG – Program pendidikan lingkungan hidup (PLH) di salah satu sekolah menengah pertama terus dikembangkan menjadi program unggulan yang berbasis praktik langsung. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga dilibatkan dalam pengolahan sampah menjadi produk yang bermanfaat.
Salah satu siswa, Henri, mengaku mendapatkan pengalaman baru dari kegiatan tersebut. Ia menyebut, pembelajaran yang dilakukan secara langsung membuatnya lebih memahami materi yang sebelumnya hanya dilihat melalui media digital.
“Lumayan menambah wawasan. Yang tadinya belum tahu jadi tahu. Sebelumnya hanya lihat di media digital, sekarang bisa melihat langsung dan praktik,” ujarnya.
Baca Juga:Dari Wajib di Semua HP Jadi Aplikasi Terlupakan! Apa yang Terjadi pada SHAREit?Juara Bertahan Masih Terlalu Kuat! PSG Singkirkan Liverpool dan Melaju ke Semifinal Liga Champions
Dalam implementasinya, siswa kelas 7 mulai dikenalkan dengan pengolahan sampah sederhana. Salah satu produk yang dibuat adalah pupuk bantal, yakni pemanfaatan sampah kering rumah tangga yang diolah menjadi media tanam.
“Kalau saya baru bikin pupuk bantal,” kata siswa tersebut saat ditanya mengenai hasil karya yang telah dibuat di sekolah.
Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Tjitjih menjelaskan, program PLH merupakan bagian dari mata pelajaran muatan lokal yang menjadi ciri khas sekolah. Program ini dirancang berjenjang sesuai tingkat kelas.
Menurut Tjitjih, setiap jenjang memiliki target capaian berbeda. Untuk kelas 7, siswa diwajibkan mampu mengolah sampah kering menjadi pupuk bantal sebagai bentuk pengenalan awal terhadap pengelolaan limbah.
“Nanti kelas 8 mereka membuat spudee atau makanan fermentasi, dan kelas 9 membuat ekoenzim,” jelasnya.
Ia menambahkan, program tersebut menjadi salah satu unggulan sekolah karena sejalan dengan visi yang mengedepankan pendidikan berbasis lingkungan dan keterampilan hidup.
“Ini salah satu program unggulan karena sesuai dengan visi sekolah,” ujar Tjitjih.
Baca Juga:DRAMATIS! Barcelona TERSINGKIR, Atletico Madrid Lolos ke Semifinal Liga ChampionsSaling Balas Gol! Atletico Madrid vs Barcelona Berlangsung Panas di Babak Pertama dengan Skor 1-2
Melalui program ini, pihak sekolah berharap siswa tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan serta keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.(Aufa)
