KBEonline.id – Tak heran sosok R.A. Kartini terus dikenang setiap tahun, bahkan tulisannya kerap dijadikan quotes oleh berbagai kalangan. Lantas, berikut 30 kata-kata mutiara RA Kartini yang cocok untuk generasi muda.
Kapan Hari Kartini?
Peringatan Hari Kartini jatuh pada tanggal 21 April setiap tahunnya. Wanita pemilik nama lengkap Raden Ajeng Kartini atau R.A. Kartini itu merupakan seorang pahlawan nasional wanita yang lahir di Jepara, Jawa Tengah.
Sosok Kartini dikenal karena memperjuangkan hak perempuan, khususnya untuk mendapatkan pendidikan. Sebab, pada zaman dulu, tradisi dan norma sosial membatasi akses perempuan terhadap pendidikan.
Baca Juga:60+ Twibbon Hari Kartini 2026 Gratis Lengkap Ucapan, Bagikan Semangat Perjuangan Perempuan ke MedsosPencurian di SDN Tanjungpura II Ganggu Pelaksanaan TKA, Sejumlah Laptop Raib Digondol Maling
Kartini pun terus menyampaikan pemikirannya tentang pentingnya pendidikan hingga pentingnya emansipasi perempuan. Oleh karena itu, untuk mengingat jasa-jasanya, hari lahirnya ditetapkan sebagai Hari Kartini.
Kata-kata Mutiara RA Kartini
1. Habis gelap terbitlah terang. – R. A. Kartini
2. Perempuan adalah pembawa peradaban. – R. A. Kartini
3. Kami dapat menjadi manusia sepenuhnya, tanpa berhenti menjadi wanita seutuhnya. – R. A. Kartini
4. Sampai kapanpun, kemajuan perempuan itu ternyata menjadi faktor penting dalam peradaban bangsa. – R. A. Kartini
5. Jangan biarkan kegelapan kembali datang, jangan biarkan kaum wanita kembali diperlakukan semena-mena. – R. A. Kartini
6. Gadis yang pikirannya sudah dicerdaskan, pemandangannya sudah diperluas, tidak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya. – R. A. Kartini
7. Bahwa kebahagiaan perempuan yang paling tinggi, sejak berabad-abad yang lalu bahkan juga sampai saat ini adalah hidup selaras bersama laki-laki. – R. A. Kartini
Baca Juga:Ormas Islam Karawang Datangi DPRD, Desak Penutupan TNM yang Diduga Tak Sesuai IzinPerkuat Keberlanjutan Usaha, Disperindagkop UKM Karawang Monitoring IKM Penerima Bantuan 2025
8. Ibu adalah pusat kehidupan rumah tangga. Kepada mereka dibebankan tugas besar mendidik anak-anaknya, pendidikan akan membentuk budi pekertinya. – R. A. Kartini
9. Seorang perempuan yang mengorbankan diri untuk orang lain, dengan segala rasa cinta yang ada dalam hatinya, dengan segala bakti, yang dapat diamalkannya, itulah perempuan yang patut disebut sebagai “ibu” dalam arti sebenarnya. – R. A. Kartini
10. Alangkah besar bedanya bagi masyarakat Indonesia bila kaum perempuan dididik baik-baik. Dan untuk keperluan perempuan itu sendiri, berharaplah kami dengan harapan yang sangat supaya disediakan pelajaran dan pendidikan, karena inilah yang akan membawa behagia baginya. – R. A. Kartini
