PGE Pertamina Geothermal Energy Gelar RUPST, Tunjuk Direktur Keuangan Baru

PGE Pertamina Geothermal Energy Gelar RUPST
PGE Pertamina Geothermal Energy Gelar RUPST
0 Komentar

Fundamental Keuangan Solid untuk Dukung Investasi Berkelanjutan

Seiring kinerja operasional yang kuat, PGE juga membukukan performa keuangan yang solid sepanjang 2025. Perseroan mencatat pendapatan sebesar US$432,73 juta dan laba bersih sebesar US$137,67 juta. EBITDA meningkat 1,94 persen secara tahunan menjadi US$330,35 juta dengan margin 76,34 persen, mencerminkan fundamental keuangan yang sehat sekaligus memperkuat posisi Perseroan dalam mendukung ekspansi bisnis ke depan.

Performa keuangan yang positif merupakan cerminan keberhasilan strategi bisnis berkelanjutan PGE. Untuk mengejar target kapasitas 1 gigawatt (GW) pada 2028 dan 1,8 GW pada 2034, Perseroan kini tengah melakukan investasi strategis dengan fokus pada proyek-proyek quick win yang bertujuan meningkatkan kapasitas terpasang dan produksi panas bumi sekaligus memperkuat kinerja keuangan Perseroan secara berkelanjutan.

Penguatan Struktur Kepemimpinan untuk Akselerasi Pertumbuhan

Selaras dengan fase transformasi tersebut, Perseroan juga melakukan penguatan struktur kepemimpinan di bidang keuangan. Dalam RUPST ini, PGE secara resmi menunjuk Fransetya Hasudungan Hutabarat sebagai Direktur Keuangan menggantikan Yurizki Rio.

Baca Juga:Mentan Amran Cek Gudang Beras Karawang, Pastikan Stok Beras Indonesia Cukup untuk Setahun ke DepanJamaah Haji Karawang Mulai Berangkat Jumat Besok dari Al Jihad, Kemenhaj Imbau Pengantar Dibatasi

Fransetya membawa pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang keuangan korporat lintas industri, mulai dari farmasi, properti, transportasi, hingga energi. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Director of Finance Sub-Holding Refining & Petrochemical di PT Kilang Pertamina Internasional. Di posisi tersebut, ia berhasil mendorong pencapaian investment grade rating dari S&P Global Ratings dan Fitch Ratings pada 2024 dan 2025. Fransetya juga pernah menjabat sebagai direktur keuangan di sejumlah perusahaan publik terkemuka.

Berdasarkan pengalaman tersebut, Perseroan optimistis Fransetya dapat menjaga kesinambungan visi dan strategi yang telah dibangun, serta mendorong penguatan kinerja bisnis PGE ke depan.

RUPST ini juga menyetujui adanya Perubahan Anggaran Dasar Perseroan, di mana Perseroan akan menjalankan kegiatan usaha di bidang aktivitas pengolahan data, aktivitas penyediaan infrastruktur komputasi, hosting dan aktivitas terkait, serta penyewaan dan sewa guna mesin dan peralatan pertambangan dan penggalian untuk mengembangkan sumber pendapatan baru (new revenue stream).

Berikut adalah susunan keanggotaan Direksi dan Dewan Komisaris PT Pertamina Geothermal Energy Tbk:

Susunan Komisaris

Komisaris Utama : Gigih Udi Atmo

0 Komentar