KBEonline.id — Setelah dua hari pencarian, pria yang diduga terjun ke sungai di Jalan Raya Irigasi CKM, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu, 26 April 2026.
Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan sekitar pukul 16.00 WIB di wilayah KW 6, tidak jauh dari lokasi awal ia dilaporkan melompat ke sungai.
Proses pencarian yang melibatkan BPBD Karawang dan unsur relawan sebelumnya telah dilakukan secara intensif sejak hari pertama kejadian.
Baca Juga:Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI, Begini Penjelasannya30 Tahun Otda, Bupati Aep Tekankan Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Berpihak pada Rakyat
Petugas BPBD Karawang, Bayu, mengatakan tim telah melakukan penyisiran secara menyeluruh hingga radius yang cukup jauh dari titik awal.
“Korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB. Sebelumnya tim sudah menyisir area sungai hingga ke hilir,” ujarnya.
Peristiwa tersebut bermula pada Jumat malam, 24 April 2026, sekitar pukul 20.00 WIB.
Pria itu diduga melarikan diri setelah kepergok warga usai membawa sepeda motor dengan modus transaksi cash on delivery (COD).
Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat melakukan pengejaran.
Dalam kondisi terdesak, korban diduga memilih melompat ke sungai sebagai upaya menghindari kejaran warga.
Namun keputusan tersebut justru berujung tragis, karena sejak saat itu korban tidak terlihat hingga akhirnya dinyatakan hilang.
Pada hari pertama, Sabtu, 25 April 2026, pencarian difokuskan di sekitar titik korban diduga terjun.
Memasuki hari kedua, area pencarian diperluas mengikuti arus sungai, hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.
Baca Juga:DLH Karawang Fokus Pembinaan Pengelolaan Limbah Dapur MBGMenuju Level ASEAN, BlueScope dan IAI Buka Pendaftaran Indonesia Steel Architectural Award 2026
Selama proses pencarian, tim SAR gabungan menghadapi tantangan berupa arus sungai yang cukup deras serta kondisi medan yang menyulitkan.
Meski demikian, upaya pencarian terus dilakukan hingga membuahkan hasil.
Peristiwa ini sempat menarik perhatian masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tindak pidana dalam kejadian tersebut.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap mengedepankan keselamatan dalam situasi apa pun serta menyerahkan penanganan dugaan tindak kejahatan kepada aparat berwenang. (rie)
