KBEonline.id KARAWANG — Pengusaha transporter limbah, Tulus Widodo, merayakan hari ulang tahunnya yang ke-58 dengan menggelar aksi sosial berupa pembagian ribuan paket sembako serta santunan bagi ratusan anak yatim dan jompo di lingkungan sekitar.
Pemilik PT Tenang Jaya Sejahtera itu menjadikan momentum pertambahan usia sebagai sarana berbagi. Kegiatan serupa bahkan telah rutin digelar dan kini memasuki tahun ketiga pelaksanaannya.
“Alhamdulillah, di usia ke-58 ini semoga menjadi keberkahan dan bisa semakin bermanfaat, khususnya bagi keluarga dan masyarakat sekitar,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Baca Juga:Kisah Sukinah dan Limbah Rajungan, dari Masalah Pesisir Menjadi Solusi PertanianSolidaritas Lewat Distorsi, NOEND Siap Panaskan Panggung May Day di Depan DPR RI
Acara diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan distribusi bantuan sembako dalam skala besar kepada warga di empat desa, yakni Margakaya, Margamulya, Wadas, dan Kutamekar. Sebanyak 8.926 paket sembako disalurkan sebagai bentuk kepedulian di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.
“Di situasi ekonomi saat ini, kami ingin berbagi kebahagiaan. Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Tulus didampingi Halim Topan yang merupakan calon Kepala Desa Wadas. Ia kembali menegaskan komitmennya terhadap Karawang sebagai daerah yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup dan perkembangan usahanya.
Sejak merantau pada 1992, Karawang menjadi titik awal perjalanan bisnisnya hingga kini berkembang ke tingkat nasional. Namun demikian, ia memastikan kontribusi terhadap daerah tetap menjadi prioritas, termasuk dalam hal kewajiban pajak perusahaan.
“Kami besar di Karawang. Sampai kapan pun, Karawang tetap nomor satu bagi kami. Semua pajak perusahaan tetap kami pusatkan di Karawang,” tegasnya.
Ke depan, ia berharap kegiatan sosial semacam ini dapat terus ditingkatkan agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya hubungan baik dengan insan pers sebagai mitra dalam menyampaikan kegiatan sosial kepada publik.
Di tengah berbagai pencapaian, Tulus turut menyampaikan harapan pribadinya yang belum terwujud, yakni keinginan agar sang anak dapat menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an.
Baca Juga:Bapenda Karawang Gencarkan Sosialisasi, Ajak Warga Bayar PBB Tepat Waktu Lewat Spanduk dan Kanal DigitalPUPR Karawang Pastikan Pembayaran Proyek Stadion Singaperbangsa Sudah Diselesaikan
“Sekarang masih di 28 juz. Harapan saya bisa lengkap 30 juz. Itu menjadi cita-cita yang belum tercapai,” ungkapnya.
