Tidak jauh dari Alun-alun, pengunjung juga bisa menemukan serabi tradisional yang masih dimasak menggunakan tungku tanah liat dan kayu bakar. Aroma smoky khas kayu bakar membuat rasa serabi terasa lebih autentik. Harganya pun sangat murah, hanya sekitar Rp2.500 per porsi. Selain itu, ada juga Es Dawet Bambu yang unik karena disajikan menggunakan potongan bambu besar sehingga menghasilkan aroma alami yang khas dan menyegarkan.
Alun-alun Subang dan Jejak Nostalgia Kota Lama
Alun-alun Subang menjadi pusat aktivitas masyarakat sejak pagi hingga malam hari. Pada pagi hari, kawasan ini dipenuhi warga yang berolahraga, mulai dari senam bersama hingga jogging santai. Suasana kota terasa hidup dengan aktivitas masyarakat yang berkumpul menikmati udara pagi yang sejuk.
Di sekitar pusat kota juga terdapat Tugu Benteng Pancasila yang menjadi salah satu landmark bersejarah Subang. Monumen yang diresmikan pada 1 Oktober 1980 tersebut menjadi simbol patriotisme masyarakat Subang dan masih berdiri kokoh di tengah kota hingga sekarang.
Baca Juga:Siapa yang Suka Ubi Cilembu? Ternyata Asalnya Dari Desa di Jawa Barat yang Punya Panorama IndahKOPRI PMII Karawang Kecam Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Sementara itu, suasana nostalgia semakin terasa ketika melewati bangunan eks Bioskop Chandra di kawasan Pasar Pujasera. Bangunan lama yang kini berubah menjadi pertokoan itu masih menyisakan jejak masa lalu berupa nomor studio bioskop yang masih terlihat di beberapa bagian. Ditambah keberadaan saluran irigasi besar dengan air yang jernih di sepanjang jalan kota, Subang menghadirkan suasana tenang yang membuat banyak orang merasa seperti kembali ke masa kecil.
Oleh-oleh Khas Subang yang Wajib Dibawa Pulang
Liburan ke Subang rasanya belum lengkap tanpa membawa pulang oleh-oleh khas daerahnya. Kota yang terkenal dengan hasil pertanian melimpah ini memiliki banyak pilihan buah tangan yang digemari wisatawan. Salah satu yang paling terkenal tentu saja nanas madu Subang yang memiliki rasa manis segar dengan tekstur lebih lembut dibanding nanas biasa. Di sepanjang jalan utama menuju pusat kota, banyak kios buah yang menjual nanas segar langsung dari kebun dengan harga yang relatif murah.
Selain buah nanas segar, olahan makanan khas Subang juga cukup beragam dan menjadi incaran wisatawan. Dodol nanas, keripik nanas, hingga sirup nanas menjadi produk yang paling sering diburu karena memiliki cita rasa khas dan tahan lama untuk dibawa perjalanan jauh. Tidak sedikit wisatawan sengaja mampir ke pusat oleh-oleh hanya untuk membeli produk olahan nanas dalam jumlah banyak sebagai buah tangan untuk keluarga di rumah.
