Siapa yang Suka Ubi Cilembu? Ternyata Asalnya Dari Desa di Jawa Barat yang Punya Panorama Indah

Di balik manis legit Ubi Cilembu
Di balik manis legit Ubi Cilembu yang terkenal hingga seluruh Indonesia, ternyata tersimpan kisah tentang sebuah desa pegunungan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang hidup dari hasil bumi dan keindahan alamnya.
0 Komentar

KBEONINE.ID – Di balik manis legit Ubi Cilembu yang terkenal hingga seluruh Indonesia, ternyata tersimpan kisah tentang sebuah desa pegunungan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang hidup dari hasil bumi dan keindahan alamnya. Desa Cilembu bukan hanya sekadar nama merek ubi, melainkan kawasan pertanian di lereng bukit yang menyimpan panorama hijau, jalur ekstrem, udara dingin, hingga kehidupan masyarakat desa yang masih sangat asri dan tradisional.

Desa Cilembu terletak di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Secara geografis, wilayah ini berada di daerah perbukitan yang subur dan berdekatan dengan kawasan Tanjungsari serta jalur legendaris Cadas Pangeran. Letaknya yang berada di dataran tinggi membuat desa ini memiliki udara sejuk dengan tanah yang sangat cocok untuk pertanian, terutama budidaya ubi madu khas Cilembu yang sudah terkenal hingga mancanegara.

Hamparan Kebun di Lereng Gunung yang Jadi Rumah Ubi Legendaris

Perjalanan menuju Desa Cilembu menghadirkan pengalaman yang berbeda dibanding jalur wisata biasa. Jalanan menanjak membawa pengunjung memasuki kawasan perbukitan hijau dengan hamparan kebun ubi yang membentang luas di hampir seluruh lereng gunung. Sistem terasering terlihat jelas dari kejauhan, menunjukkan bagaimana warga memanfaatkan kontur tanah pegunungan untuk bercocok tanam.

Baca Juga:KOPRI PMII Karawang Kecam Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo PatiKenapa Hari Jumat Sangat Spesial Bagi Umat Islam? Simak Penjelasan Lengkapnya!

Kawasan ini dikenal sebagai pusat penghasil Ubi Cilembu asli yang memiliki rasa khas seperti madu saat dipanggang. Tanah pegunungan yang subur dipercaya menjadi salah satu faktor utama yang membuat rasa ubi dari desa ini berbeda dibanding daerah lain. Ketika dioven, cairan manis keluar dari dalam umbi dan menghasilkan aroma khas yang membuat banyak orang langsung tergoda untuk mencicipinya.

Selain ubi, warga juga menanam berbagai komoditas lain seperti jagung, cabai, kol, hingga mentimun. Di beberapa halaman rumah terlihat hasil panen jagung sedang dijemur di bawah sinar matahari. Aktivitas pertanian menjadi denyut utama kehidupan masyarakat desa yang masih sangat bergantung pada kekayaan alam pegunungan Sumedang.

Kehidupan Desa yang Tenang dan Masih Sarat Nuansa Tradisional

Di balik populernya nama Ubi Cilembu, kehidupan masyarakat di desa ini ternyata masih berjalan sederhana. Warga menjalani aktivitas sehari-hari dengan suasana yang tenang dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Pemandangan rumah kayu dengan dinding bilik bambu masih mudah ditemukan di beberapa sudut desa, berdampingan dengan rumah permanen yang mulai modern.

0 Komentar