Secara tampilan, bangunan ini mengusung konsep raw industrial atau unfinished. Dinding semen dibiarkan bertekstur kasar dengan dominasi warna abu-abu, dipadukan pintu berbahan besi mentah yang terkenal kuat dan minim perawatan. Pilihan material ini dianggap cocok untuk rumah sewa karena lebih tahan lama meski dihuni berganti-ganti penyewa.
Trik Arsitektur Bikin Rumah Tetap Privat dan Adem
Meski ukurannya mungil, Konrumah 1 dirancang dengan berbagai trik arsitektur agar tetap nyaman dan memiliki privasi tinggi. Salah satunya terlihat dari desain pintu utama yang tidak menghadap lurus ke depan, melainkan dibuat sedikit masuk dan miring ke dalam.
Desain ini ternyata punya fungsi ganda. Selain menciptakan efek naungan alami agar air hujan tidak langsung masuk saat pintu dibuka, bentuk pintu miring juga membantu menjaga privasi penghuni dari pandangan orang luar. Bahkan ketika pintu terbuka sebagian, sirkulasi udara tetap bisa masuk dengan baik tanpa membuat isi rumah terekspos langsung.
Baca Juga:Kenapa Harga Makanan di Tempat Wisata Mahal? Ternyata Ada Alasan di BaliknyaSengketa Lahan SDN Adiarsa Timur 1 Menemui Titik Terang, Disdikbud Siapkan Empat Lahan Alternatif Relokasi
Untuk mengatasi kesan sempit, area utama di lantai bawah dibuat dengan langit-langit tinggi mengikuti kemiringan atap. Konsep ini menciptakan ilusi ruang yang jauh lebih lega dibanding ukuran aslinya. Area bawah pun sengaja dibuat tanpa sekat permanen agar penyewa bebas menentukan fungsi ruang sesuai kebutuhan.
Pintu Unik 180 Derajat yang Hemat Tempat
Salah satu fitur paling menarik di dalam rumah ini adalah penggunaan pintu multifungsi dengan sistem putar 180 derajat. Alih-alih memasang dua pintu terpisah, arsitek hanya menggunakan satu daun pintu yang dapat bergerak untuk mengatur dua ruang sekaligus.
Saat pintu diarahkan ke satu sisi, area kamar tidur bisa tertutup sementara kamar mandi tetap terbuka. Sebaliknya, posisi pintu bisa digeser untuk menutup akses kamar mandi dan menjaga privasi ruang tidur. Solusi ini dianggap sangat efektif untuk rumah kecil karena mampu menghemat ruang gerak pintu sekaligus mengurangi penggunaan material bangunan.
Konsep tersebut membuat rumah terasa lebih fleksibel tanpa kehilangan fungsi utama. Ketika ada tamu datang, penghuni tetap bisa menjaga area pribadi tetap tertutup tanpa membuat akses kamar mandi terganggu.
