Saat berada di depan kotak penalti Kvaratskhelia langsung melepaskan tendangan keras ke arah gawang. Namun Gabriel datang tepat waktu melakukan blok penting yang mengubah arah bola.
Bola hasil deflection justru membentur mistar kiri gawang Arsenal dan membuat para pendukung PSG menjerit kecewa. Arsenal benar benar selamat dari ancaman besar yang nyaris mengubah jalannya pertandingan.
Peluang Demi Peluang Terbuang Drama Belum Berakhir
Memasuki menit akhir pertandingan PSG tetap tidak berhenti menyerang. Pada menit ke delapan puluh empat Bradley Barcola yang baru masuk menggantikan Kvaratskhelia langsung memberi dampak lewat serangan balik cepat yang merepotkan lini belakang Arsenal.
Baca Juga:Babak Pertama! Arsenal Mengguncang Dunia di Final Liga Champions 2026 : Gol Kilat Havertz Bungkam PSGRekomendasi Wisata Keluarga di Sukabumi! Kunjungi Desa Adat Kasepuhan Gelar Alam di Gunung Halimun Salak
Barcola berhasil lolos dan masuk ke kotak penalti namun David Raya tampil sangat berani keluar dari sarangnya dan sukses menggagalkan peluang tersebut sebelum berubah menjadi gol.
Menjelang akhir laga tepatnya menit ke delapan puluh delapan PSG nyaris membalikkan keadaan. Desire Doue melakukan akselerasi cepat setelah menerima umpan panjang dari lini belakang. Saat melihat Vitinha berdiri kosong ia langsung memberikan umpan matang.
Vitinha mendapatkan peluang emas namun tendangan yang dilepaskannya justru melambung tipis hanya beberapa sentimeter di atas mistar gawang. Hingga tambahan waktu enam menit selesai PSG terus menekan dan bahkan Barcola kembali mendapat peluang emas pada menit ke sembilan puluh enam. Sayang penyelesaian akhirnya kembali gagal membuahkan hasil. Skor tetap bertahan satu sama dan final Liga Champions 2026 harus berlanjut ke extra time.
