“Kemudian seseorang yang naik ke atas kendaraan untuk mengangkat kabel tersebut karena kabelnya cukup besar. Saat itulah terjadi sengatan listrik,” lanjutnya.
Anggota yang berada di atas kendaraan terpental. Aliran listrik diduga merambat melalui bodi kendaraan berbahan besi hingga mengenai empat anggota lain.
Akibatnya, empat orang di bawah kendaraan ikut terpental. Tiga di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu orang lainnya selamat. Adapun satu korban yang berada di atas kendaraan juga selamat. Seluruh korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit.
Baca Juga:Ditahan Imbang Tuan Rumah, Persika Hadapi Laga Hidup Mati Lawan Persipani PaniaiTerekam CCTV, Mahasiswa di Telukjambe Nekat Curi Motor Tetangga Kos
Menurutnya, dua korban selamat kini masih menjalani perawatan intensif. Meski demikian, keduanya sudah dalam kondisi sadar dan dapat diajak berkomunikasi.
“Tadi keduanya sudah sadar dan bisa diajak berkomunikasi. Namun ada luka bakar pada tangan mereka,” ucapnya.
Saat ini, aparat kepolisian dari Polsek setempat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut, termasuk dugaan mengapa aliran listrik dapat menimbulkan dampak fatal serta kemungkinan adanya unsur kelalaian
“Semua masih dalam proses penyelidikan,” katanya.
Polisi juga memastikan akan memeriksa seluruh pihak yang terkait dengan operasional kendaraan odong-odong sewaan yang digunakan dalam pertunjukan tersebut, termasuk pemilik kendaraan dan para saksi.
Pemeriksaan terhadap korban selamat dilakukan secara bertahap karena sebagian masih menjalani perawatan di rumah sakit.
“Nanti semua pihak yang terkait akan dimintai keterangan. Sebagian korban juga masih berada di rumah sakit sehingga pemeriksaannya dilakukan secara bertahap. Pemilik kendaraan dan pihak-pihak terkait juga akan diperiksa,” pungkasnya. (Iky)
