Ternyata di Tengah Kota Jakarta Masih Ada Kampung Bernama Goa Monyet : Suasananya Masih Asri Khas Perkampungan

Namanya Kampung Goa Monyet.
Siapa sangka di balik hiruk pikuk gedung pencakar langit, kemacetan, dan padatnya permukiman ibu kota, masih tersimpan sebuah perkampungan yang suasananya jauh dari kesan metropolitan. Namanya Kampung Goa Monyet.
0 Komentar

Keberadaan vegetasi yang masih cukup lebat membuat Kampung Goa Monyet tampak seperti desa tersembunyi. Sulit membayangkan bahwa kawasan dengan suasana sealam ini berada di tengah ibu kota yang dihuni jutaan penduduk.

Di bagian lain kampung, kawasan ini juga berbatasan langsung dengan aliran Sungai Ciliwung. Sungai tersebut semakin memperkuat kesan alami sekaligus menjadi batas geografis yang membuat kampung terasa terpisah dari keramaian kota. Tidak sedikit warga memanfaatkan tepian sungai sebagai tempat beraktivitas maupun berkebun.

Nama Goa Monyet sendiri memiliki cerita yang cukup menarik. Berdasarkan penuturan masyarakat setempat, dahulu kawasan ini menjadi habitat kawanan monyet liar. Bahkan berkembang cerita turun-temurun mengenai keberadaan monyet berwarna putih yang konon pernah terlihat di kawasan tersebut. Meski keberadaan satwa itu kini sudah tidak ditemukan lagi, nama Goa Monyet tetap melekat hingga sekarang sebagai identitas kampung.

Baca Juga:64.842 Pelajar Belum Rekam e-KTP, Disdukcapil Kabupaten Bekasi Genjot Jemput Bola ke SekolahTasyakuran Kelulusan Kelas VI SDN Lambangsari 05, Siswa Unjuk Bakat dan Seni Budaya 

Saat siang hari, suasana di kampung terasa sangat nyaman dengan udara yang relatif lebih segar dibandingkan kawasan perkotaan lainnya. Namun ketika sore menjelang malam, rimbunnya pepohonan dan minimnya penerangan di beberapa titik membuat kawasan ini menghadirkan suasana yang cukup berbeda. Tiupan angin yang melewati rumpun bambu menghasilkan suara gemuruh alami yang bagi sebagian orang terasa unik, sementara bagi yang baru pertama datang justru menghadirkan kesan misterius.

Meski berada di lokasi yang tersembunyi, kehidupan masyarakat di Kampung Goa Monyet tetap berjalan seperti kampung-kampung pada umumnya. Warga dikenal ramah dan masih mempertahankan budaya gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Betawi. Berbagai kegiatan sosial dan keagamaan masih rutin dilakukan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Di dalam kampung juga terdapat musala yang menjadi pusat aktivitas ibadah warga, lapangan sepak bola sederhana dengan permukaan tanah, serta beberapa fasilitas umum lainnya. Rumah-rumah penduduk berdiri menyebar di antara pepohonan dan kebun sehingga memberikan suasana yang jauh berbeda dengan permukiman padat di wilayah Jakarta lainnya.

Meski menyimpan pesona alam yang masih terjaga, Kampung Goa Monyet juga memiliki sejumlah tantangan. Akses jalan menuju lokasi masih tergolong sempit sehingga kurang nyaman dilalui kendaraan roda empat. Selain itu, beberapa titik di sekitar bantaran sungai masih memerlukan penataan agar terlihat lebih bersih dan aman bagi pengunjung.

0 Komentar