KBEONLINE.ID CIKARANG PUSAT – Bagi para buruh dan pekerja di kawasan industri Cikarang yang mulai bosan menghabiskan akhir pekan di pusat perbelanjaan, ada satu destinasi wisata alam yang layak masuk daftar kunjungan. Namanya Situ Rawa Binong, sebuah danau alami yang berada di Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Lokasinya cukup strategis karena berada di kawasan Deltamas, searah menuju proyek Meikarta dan tak jauh dari Rumah Makan Alam Sari yang sudah cukup dikenal masyarakat. Suasana yang masih asri, udara yang sejuk, serta tidak adanya biaya tiket masuk membuat tempat ini menjadi pilihan favorit untuk melepas penat setelah menjalani rutinitas kerja selama sepekan. Pengunjung bisa datang hanya untuk duduk santai di tepi danau, menikmati angin sore, atau sekadar mengobrol bersama keluarga maupun teman tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.
Akses Mudah, Parkir Luas, dan Fasilitas Lengkap untuk Bersantai
Untuk menuju Situ Rawa Binong, pengunjung dapat menggunakan patokan papan nama Rumah Makan Bebek Jambul sebelum masuk ke jalan kecil menuju kawasan danau. Jalur masuk memang tidak terlalu lebar, namun sudah berlapis semen sehingga masih nyaman dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Mobil dapat mencapai area dekat situ, meski saat dua kendaraan berpapasan salah satunya harus mengalah mencari ruang yang lebih lega. Setibanya di lokasi, pengunjung akan menemukan area parkir yang dipisahkan berdasarkan jenis kendaraan. Parkir mobil tersedia di lahan terbuka yang cukup luas di bagian depan, sedangkan parkir motor berada sedikit masuk ke dalam di bawah rindangnya pohon bambu sehingga kendaraan tidak langsung terkena panas matahari. Suasana teduh sejak memasuki kawasan sudah menjadi daya tarik tersendiri yang jarang ditemui di tengah kawasan industri Cikarang.
Selain panorama danau yang luas, Situ Rawa Binong juga memiliki beragam fasilitas sederhana yang membuat pengunjung betah berlama-lama. Warga dapat memancing secara gratis di sepanjang tepian situ yang membentang dari sisi barat hingga timur tanpa dikenakan biaya retribusi. Bagi keluarga yang membawa anak-anak, tersedia wahana naik kuda poni dengan tarif sekitar Rp10 ribu untuk satu kali putaran mengelilingi kawasan danau. Pengunjung juga bisa menikmati sensasi berkeliling menggunakan perahu yang disediakan pengelola untuk melihat keindahan situ dari tengah perairan. Di sekeliling danau, pepohonan besar dan rumpun bambu tumbuh lebat sehingga menghadirkan suasana teduh dengan embusan angin yang sejuk. Tak heran jika banyak orang memilih datang pada sore hari hanya untuk menikmati suasana santai sambil melepas lelah setelah bekerja.
