KARAWANG, KBEONLINE.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang mulai menata kawasan di bawah Fly Over Cikampek setelah penertiban bangunan liar (bangli) di lokasi tersebut. Penataan dilakukan dengan membangun taman terpadu yang diharapkan menjadi ruang publik yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Keanekaragaman Hayati (PPKH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang, Agus Mustaqim, mengatakan usai penertiban selesai dilaksanakan, DLH bersama organisasi perangkat daerah (OPD) yang tergabung dalam Tim Penataan Cikampek langsung melakukan sinkronisasi pekerjaan agar proses penataan berjalan terpadu.
“Begitu penertiban selesai, kami langsung bergerak melakukan sinkronisasi dengan dinas-dinas yang tergabung dalam Tim Penataan Cikampek, di antaranya Baperida, Satpol PP, PUPR, dan Dishub,” katanya, Kamis (6/8).
Baca Juga:10 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan Terbaik Agustus 2026, Spek Gahar Cocok untuk Multitasking Harian-HiburanSat Polairud Evakuasi Mayat Pria Tanpa Identitas di Perairan Karawang
Setelah dilakukan koordinasi lintas perangkat daerah, pembangunan taman pun mulai dikerjakan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karawang Tahun 2026.
“Setelah dilakukan penertiban bangunan liar, tahun ini kami mulai membangun taman di bawah Fly Over Cikampek menggunakan APBD 2026,” ujarnya.
Agus menjelaskan, pada tahap awal pembangunan kawasan dibagi ke dalam tiga segmen yang masing-masing memiliki fungsi berbeda sesuai kebutuhan masyarakat.
“Segmen A diperuntukkan sebagai taman bermain anak. Nantinya akan disediakan berbagai sarana permainan sehingga anak-anak memiliki ruang bermain yang aman dan nyaman,” jelasnya.
Sementara itu, Segmen B difokuskan pada penataan area di sekitar musala agar lingkungan menjadi lebih rapi serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beribadah.
“Segmen B kami rapikan taman dan lingkungan sekitar musala karena aktivitas ibadah di sana cukup tinggi. Harapannya masyarakat bisa beribadah dengan lebih nyaman,” tuturnya.
Adapun Segmen C dirancang sebagai ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul, bersosialisasi, maupun menggelar berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Baca Juga:Jalan HS Ronggo Waluyo Diperbaiki, Mahasiswa dan Warga Apresiasi Respons Cepat Bupati AepKlarifikasi Kuasa Hukum Nyumarno Soal Opini Luar Sidang Dugaan Penganiyaan
“Segmen C nantinya menjadi area berkumpul masyarakat, sehingga bisa dimanfaatkan untuk bersosialisasi maupun kegiatan lainnya,” kata Agus.
Ia menambahkan, pekerjaan fisik telah dimulai setelah lokasi dinyatakan bersih dari bangunan liar. Tahapan awal diawali dengan pemasangan pagar seng di Segmen A sebelum pembangunan dilanjutkan ke segmen lainnya.
