Empat Kebakaran Terjadi Selama Pemadaman Listrik Bergilir, BPBD Karawang Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Kebakaran
Empat Kebakaran Terjadi Selama Pemadaman Listrik Bergilir, BPBD Karawang Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan. --KBE--
0 Komentar

KARAWANG, KBEONLINE.ID – Pelaksanaan pemadaman listrik bergilir oleh PLN di Kabupaten Karawang berdampak pada meningkatnya potensi kebakaran. BPBD Kabupaten Karawang mencatat sedikitnya empat kejadian kebakaran di sejumlah wilayah selama pemadaman berlangsung.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Karawang, Encep, mengatakan seluruh kejadian tersebut dipicu oleh penggunaan sumber listrik maupun penerangan alternatif selama listrik padam.

“Dari empat kejadian kebakaran yang kami tangani, dua kasus dipicu korsleting pada genset, satu kasus akibat penggunaan lilin, dan satu kasus karena korsleting listrik,” ujarnya, Senin (22/6).

Baca Juga:Usung Tema 80 Tahun Mengabdi, Polres Karawang Gelar Bakti Kesehatan dan Sosial untuk 658 WargaDesa Duren Bentuk Panitia Pengisian Anggota BPD Tahun 2026

Ia menjelaskan, seluruh kebakaran terjadi di rumah warga serta satu bangunan ruko retail. Adapun objek yang terbakar meliputi satu bangunan rumah, dua unit genset, satu unit mobil yang terparkir di garasi rumah, hingga tiang listrik.

Menurut Encep, seluruh kejadian tersebut ditangani oleh petugas dari Pos Pemadam Kebakaran Telagasari, Mako Pusat Pemadam Kebakaran, dan Mako II Pemadam Kebakaran Kabupaten Karawang.

Peristiwa kebakaran itu tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Telagasari, Kecamatan Jatisari, Kecamatan Klari, dan Kecamatan Telukjambe Barat.

Selain menimbulkan kerugian materiil, insiden tersebut juga berdampak terhadap sejumlah anggota keluarga yang rumah maupun tempat usahanya terdampak kebakaran.

Encep mengatakan pelaksanaan pemadaman listrik bergilir mendorong masyarakat menggunakan genset dan penerangan darurat sebagai alternatif. Namun, penggunaan yang tidak sesuai prosedur serta kondisi instalasi listrik yang kurang baik berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

“Selama pemadaman listrik bergilir, penggunaan genset dan penerangan darurat di masyarakat meningkat. Jika digunakan tidak sesuai prosedur atau instalasi listriknya tidak layak, kondisi tersebut berpotensi memicu kebakaran,” jelasnya.

Encep mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama pelaksanaan pemadaman listrik bergilir dengan memperhatikan aspek keselamatan dalam penggunaan sumber listrik maupun penerangan alternatif.

Baca Juga:Rekomendasi Toko Elektronik Termurah dan Terlengkap di Kota Bandar LampungRekomendasi Warung Nasi Uduk Enak dan Murah Karawang Barat

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan genset maupun lilin selama pemadaman listrik berlangsung. Pastikan penggunaannya sesuai standar keselamatan agar tidak memicu kebakaran,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik, terutama saat aliran listrik kembali normal, guna menghindari terjadinya korsleting.

0 Komentar