‎Menciptakan Lingkungan Belajar yang Bebas Perundungan adalah Fondasi Pendidikan Bermartabat

Siti Nur Fikriyah,M.Pd
Dosen PGMI, Insitut Agama Islam Rakeyan Santang, Siti Nur Fikriyah, M.Pd
0 Komentar

‎Ketiga, pemberdayaan siswa itu sendiri. Kita perlu menciptakan kultur “kepedulian sejawat” atau peer support. Ketika siswa dibekali dengan keterampilan untuk menjadi penolong, bukan hanya penonton (bystander), maka ekosistem perlindungan terbentuk. Mereka akan berani bersuara dan membela korban, serta menolak menjadi pelaku karena memahami konsekuensi moral dan sosial dari tindakan mereka.‎

‎Kesimpulannya, lingkungan belajar tanpa perundungan adalah cermin dari peradaban bangsa. Sekolah bukanlah medan perang, melainkan taman belajar. Saatnya kita menghentikan pembiaran dan bergerak bersama. Mari jadikan setiap sudut ruang kelas, lapangan upacara, dan kantin sekolah sebagai zona nyaman bagi semua anak. Sebab, pendidikan yang bermartabat hanya bisa tegak di atas fondasi keamanan dan kemanusiaan. (*)

0 Komentar