KBEONLINE.ID – Banyak pemilik motor matic rutin mengganti oli mesin, tetapi justru lupa dengan satu komponen penting lainnya, yaitu oli gardan. Padahal, meski jumlahnya jauh lebih sedikit dibanding oli mesin, oli gardan memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga performa motor matic tetap halus dan awet.
Tidak sedikit pengendara yang baru menyadari pentingnya oli gardan ketika motor mulai mengeluarkan suara dengung dari bagian belakang atau tarikan terasa berat. Sayangnya, jika kerusakan sudah terjadi, biaya perbaikannya bisa jauh lebih mahal dibandingkan sekadar mengganti oli gardan secara berkala.
Lalu, mengapa oli gardan wajib diganti dan apa saja risikonya jika dibiarkan terlalu lama?
Baca Juga:Olahraga Bersama Hari Bhayangkara, Polres Karawang Banjir Doorprize Umrah dan Sepeda MotorWisata Murah Cuma Rp15 Ribu Dh Garden Kuningan Punya Kolam Renang dan Nongkrong Pemandangan Gunung Ciremai
Apa Itu Oli Gardan?
Pada motor matic, tenaga dari mesin tidak langsung diteruskan ke roda belakang. Tenaga terlebih dahulu melewati sistem CVT (Continuously Variable Transmission), kemudian diteruskan ke roda melalui rangkaian final gear atau gardan.
Di dalam gardan terdapat beberapa roda gigi yang terus bergesekan setiap kali motor berjalan. Agar gesekan tersebut tidak menyebabkan keausan berlebihan, dibutuhkan pelumas khusus yang dikenal sebagai oli gardan atau gear oil.
Fungsi utama oli gardan bukan hanya melumasi roda gigi, tetapi juga membantu mengurangi panas, mencegah karat, meredam gesekan logam, serta memperpanjang umur komponen transmisi belakang.
Apa yang Terjadi Jika Oli Gardan Tidak Pernah Diganti?
Seiring pemakaian, kualitas oli gardan akan terus menurun. Pelumas menjadi lebih encer, terkontaminasi serpihan logam hasil gesekan roda gigi, dan kemampuan melumasinya semakin berkurang.
Akibatnya, gesekan antar roda gigi menjadi lebih besar. Jika dibiarkan terus-menerus, komponen gardan akan mengalami keausan yang lebih cepat hingga berpotensi rusak permanen.
Berikut beberapa dampak yang sering terjadi jika oli gardan tidak pernah diganti.
1. Muncul Suara Dengung dari Belakang
Gejala yang paling umum adalah muncul suara dengung atau mendecit dari area roda belakang, terutama saat motor melaju dengan kecepatan tertentu.
Baca Juga:Rekomendasi Jalur Motoran Terbaik di Jawa Barat untuk Liburan Panjang dengan Panorama Alam MenakjubkanRestoran Jepang Autentik 100 Persen Halal di Galuh Mas Karawang : Rasanya Premium dengan Nuansa Negeri Sakura
Suara tersebut muncul karena roda gigi sudah tidak lagi terlindungi lapisan pelumas yang optimal sehingga terjadi gesekan logam secara langsung.
