Terkait teknis partisipasi, panitia telah membagi kelompok gerak jalan berdasarkan kecamatan dan jenis koperasi.
“Nanti mereka akan bergabung per kecamatan. Untuk kegiatan gerak jalan itu kita bagi per kecamatan,” ujar Puguh.
Partisipasi ini mencakup berbagai elemen, mulai dari koperasi pegawai (PKPRI), koperasi karyawan industri (Puskopkar), koperasi RSUD, koperasi simpan pinjam (KSP), hingga gabungan koperasi sekolah dan PGRI.
Baca Juga:BERGERAK, Forum Ukhuwah Islamiyah Datangi DPRD Kabupaten Bekasi, Soroti Raperda KepariwisataanManjakan Pasangan, Delonix Hotel Karawang Hadirkan Staycation Romantis Bernuansa Jepang
Menanggapi tantangan persiapan, Puguh mengakui bahwa sinergi antar-elemen merupakan kunci utama. Setelah beberapa tahun mengalami kendala kolaborasi akibat dualisme kepemimpinan di Dekopinda, kini seluruh pihak telah sepakat untuk bekerja sama.
“Tantangan adalah bahwa ini adalah bukan hari Dinas Koperasi atau punya pemerintah, tapi ini adalah miliki harinya ini adalah milik gerakan koperasi. Artinya kita menggandeng di Kopinda berkolaborasi dengan Kopinda,” jelas Puguh.
Sebagai penutup, Puguh berharap perayaan Harkopnas ke-79 ini menjadi titik balik bagi peningkatan “Gerakan Sadar Koperasi” di masyarakat. Dengan mengusung tema nasional “Koperasi Berdaya Bangsa Berjaya” yang ditambah dengan misi “Karawang Maju”, ia optimistis kegiatan ini akan mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan minat masyarakat untuk berkoperasi secara aktif. (aufa)
