Susunan hardscape yang tepat dapat membuat akuarium terlihat lebih natural meskipun menggunakan tanaman yang sederhana.
Estimasi biaya: Rp50.000–Rp300.000.
6. Pilih tanaman air yang mudah dirawat
Bagi pemula, sebaiknya memilih tanaman yang tidak membutuhkan perawatan rumit maupun tambahan karbon dioksida (CO₂).
Beberapa tanaman yang cocok untuk pemula antara lain:
– Anubias – tahan banting dan tumbuh lambat.
– Java Fern (Pakis Jawa) – mudah dirawat dan tidak perlu ditanam di substrat.
– Java Moss – cocok ditempel pada batu atau kayu.
– Amazon Sword – daun lebar dan mudah tumbuh.
– Cryptocoryne – memiliki banyak variasi bentuk dan warna.
– Vallisneria – cocok untuk latar belakang karena tumbuh memanjang.
– Bucephalandra – menarik dengan berbagai bentuk daun dan warna.
Estimasi biaya tanaman: Rp20.000–Rp100.000 per pot, tergantung jenis.
Baca Juga:Deadline Mengejar, Maag Jangan Kambuh! Ini Pola Makan Sehat untuk Penderita Maag Akut Saat Sibuk BekerjaBangun Pagi Langsung Segar? Begini Tips Mengatur Pola Tidur agar Deep Sleep Lebih Berkualitas
7. Tambahkan ikan setelah ekosistem stabil
Jangan langsung memasukkan ikan setelah aquascape selesai dibuat. Sebaiknya tunggu sekitar satu hingga dua minggu agar kualitas air lebih stabil.
Untuk pemula, pilih ikan yang mudah dipelihara seperti neon tetra, ember tetra, guppy, rasbora, atau udang hias (shrimp) yang juga membantu membersihkan lumut.
Estimasi total biaya aquascape pemula
Berikut gambaran biaya membuat aquascape sederhana:
– Akuarium: Rp100.000–Rp300.000
– Substrat: Rp80.000–Rp250.000
– Filter: Rp100.000–Rp300.000
– Lampu LED: Rp100.000–Rp400.000
– Hardscape: Rp50.000–Rp300.000
– Tanaman air: Rp100.000–Rp300.000
– Ikan hias: Rp50.000–Rp200.000
Total estimasi: sekitar Rp580.000 hingga Rp2.050.000, tergantung ukuran akuarium dan kualitas perlengkapan yang dipilih.
Tips agar aquascape tetap sehat
1. Ganti air sekitar 20–30 persen setiap minggu.
2. Nyalakan lampu maksimal 6–8 jam per hari agar lumut tidak tumbuh berlebihan.
3. Bersihkan filter secara berkala.
4. Jangan memberi makan ikan terlalu banyak.
5. Pangkas tanaman yang tumbuh terlalu lebat agar tampilannya tetap rapi.
Kesalahan yang sering dilakukan pemula
1. Mengisi akuarium dengan terlalu banyak ikan sejak awal.
2. Menyalakan lampu terlalu lama sehingga memicu pertumbuhan alga.
3. Menggunakan tanaman yang membutuhkan CO₂ tanpa peralatan yang memadai.
4. Terlalu sering mengganti seluruh air akuarium.
