Kronologi Bocah di Bekasi Diduga Tertembak Peluru Nyasar

Ilustrasi tertembak.
ILUSTRASI: Bocah di Bekasi mendadak tersungkur setelah dadanya diduga terkena peluru nyasar saat bermain bersama teman-temannya. (Freepik)
0 Komentar

KBEONLINE.ID, BEKASI – Momen bermain yang seharusnya menjadi waktu menyenangkan berubah menjadi petaka bagi seorang bocah perempuan berinisial A (9) di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Bocah tersebut mendadak tersungkur setelah dadanya diduga terkena peluru nyasar saat bermain bersama teman-temannya di dekat area persawahan.

Korban yang mengeluh kesakitan langsung dievakuasi warga ke klinik terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga:Ribuan Perusahaan di Bekasi Diduga Belum Patuh Lapor Lowongan Pekerjaan Tim Bola Voli Karawang Kawinkan Tiket Lolos ke Popda Jabar 2027, Plt Ketum PBVSI: Prestasi Membanggakan

Kapolsek Setu Ajun Komisaris Polisi Usep Aramsyah membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan korban mengalami luka pada bagian dada.

“(Korban terluka) Di bagian dada,” kata Usep, Selasa, 7 Juli 2026.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa itu terjadi ketika korban sedang bermain bersama sejumlah temannya di lokasi yang berbatasan dengan area persawahan. Tanpa diduga, korban tiba-tiba merasa ada benda yang menghantam dadanya hingga menimbulkan rasa sakit.

Melihat korban kesakitan, teman-temannya langsung berteriak meminta pertolongan. Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian datang membantu dan membawa korban ke fasilitas kesehatan.

“Tiba-tiba merasa terkena sesuatu di bagian dadanya dan terasa sakit, kemudian temennya berteriak minta tolong dan dibantu warga korban dibawa klinik kemudian dirujuk ke rumah sakit,” ucap dia.

Polisi yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari lokasi, penyidik menemukan satu benda yang diduga merupakan proyektil senapan angin dan kini dijadikan barang bukti.

Selain itu, penyidik juga masih memeriksa sejumlah saksi untuk menelusuri dari mana proyektil tersebut berasal serta siapa yang melepaskannya.

“(Barang bukti diamankan) diduga 1 butir proyektil senapan angin,” kata dia.

Hingga kini, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut. Proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap asal peluru yang melukai korban.

Baca Juga:Jalan Bergelombang, Truk Bermuatan Ribuan Ember Cat Terguling di Interchange Karawang BaratTabel KUR BNI 2026 Plafon Rp100 Juta Cicilan 1-5 Tahun, Ajukan untuk Modal Usaha UMKM!

Sementara itu, kondisi bocah berusia sembilan tahun tersebut dilaporkan mulai membaik setelah mendapatkan penanganan medis.

“Korban saat ini masih dirawat untuk pemulihan di RS Fatmawati Jakarta, dan kondisinya sudah stabil,” pungkasnya. (Iky)

0 Komentar