Hanya Modal Telepon atau Chat, Saldo M-Banking Bisa Ludes! Kenali Modus Social Engineering Sebelum Jadi Korban

Hanya Modal Telepon atau Chat, Saldo M-Banking Bisa Ludes! Kenali Modus Social Engineering Sebelum Jadi Korban
Social engineering tidak menyerang kelemahan teknologi, melainkan memanfaatkan kelengahan manusia. 
0 Komentar

5. Unduh aplikasi hanya dari toko resmi

Hindari menginstal aplikasi dari tautan yang dikirim melalui chat atau media sosial.

Gunakan Google Play Store atau Apple App Store, lalu periksa nama pengembang dan jumlah unduhan sebelum memasang aplikasi agar terhindar dari aplikasi palsu.

6. Aktifkan fitur keamanan tambahan

Manfaatkan fitur keamanan yang tersedia, seperti autentikasi biometrik (sidik jari atau pengenalan wajah), verifikasi dua langkah jika tersedia, serta notifikasi transaksi secara real-time.

Baca Juga:Kenapa Ongkir Ojek Online Bisa Beda? Begini Cara Membandingkan Tarif agar Selalu Dapat Harga TermurahSolo Traveling Pertama Kali? Jangan Berangkat Dulu Sebelum Tahu 8 Persiapan Penting Ini!

Dengan begitu, kamu dapat lebih cepat mengetahui jika terjadi aktivitas yang tidak dikenali.

7. Rutin cek mutasi rekening dan notifikasi transaksi

Jangan hanya membuka aplikasi m-banking saat ingin bertransaksi.

Periksa riwayat transaksi secara berkala. Jika menemukan transaksi yang tidak pernah dilakukan, segera hubungi pihak bank agar dapat dilakukan penanganan secepat mungkin.

8. Jangan mudah percaya pada akun media sosial yang mengatasnamakan bank

Saat ini banyak akun palsu yang menggunakan logo, nama, dan foto profil yang mirip dengan akun resmi bank.

Sebelum menghubungi layanan pelanggan, pastikan akun tersebut telah terverifikasi atau gunakan informasi kontak yang tercantum di website maupun aplikasi resmi bank.

Modus social engineering yang sering digunakan

– Mengaku sebagai petugas bank atau customer service.

– Mengirim SMS atau WhatsApp berisi tautan palsu.

– Mengabarkan hadiah, cashback, atau undian palsu.

– Mengaku sebagai kurir yang meminta data pribadi.

– Mengirim file atau aplikasi palsu yang mengandung malware.

– Memanfaatkan rasa panik korban dengan alasan rekening akan diblokir.

Apa yang harus dilakukan jika terlanjur memberikan data?

– Segera ubah password atau PIN jika masih memiliki akses.

– Hubungi call center resmi bank secepat mungkin.

– Minta pemblokiran sementara layanan m-banking jika diperlukan.

– Periksa seluruh riwayat transaksi.

– Laporkan kejadian kepada pihak bank dan ikuti prosedur yang diberikan.

Baca Juga:Skincare Murah Belum Tentu Murahan! Begini Cara Memilih Skincare Lokal BPOM yang Bisa Memperbaiki Skin BarrierProduk Bagus tapi Kurang Laku? Coba 8 Tips Membuat Desain Kemasan Menarik di Canva agar Lebih Dilirik Pembeli

– Jika ada indikasi tindak pidana, simpan bukti percakapan dan pertimbangkan untuk melapor kepada pihak berwenang.

Kesalahan yang masih sering dilakukan

– Memberikan kode OTP karena percaya kepada penelepon.

– Mengklik tautan tanpa memeriksa alamat situs.

– Menginstal aplikasi dari sumber yang tidak resmi.

0 Komentar