Warga Desa Gunungsirah telah membudidayakan kesemek sejak lama dan menjadikannya sebagai salah satu komoditas unggulan. Keberadaan kebun-kebun tersebut tidak hanya mendukung perekonomian masyarakat, tetapi juga menjadi identitas desa sebagai salah satu sentra buah dataran tinggi di Kabupaten Kuningan.
Dikenal sebagai “Buah Genit” dan “Apel Ganjal”
Di kalangan masyarakat Desa Gunungsirah, buah kesemek memiliki beberapa nama khas yang cukup unik. Selain disebut kesemek, buah ini juga dikenal dengan julukan “buah genit” dan “apel ganjal”. Sebutan tersebut telah digunakan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari budaya lokal.
Julukan “apel ganjal” muncul karena bentuk buah kesemek sekilas menyerupai apel, meski tekstur daging buahnya jauh lebih lembut ketika matang. Sementara itu, sebutan “buah genit” menjadi istilah yang akrab di telinga masyarakat setempat dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Baca Juga:Jangan Nonton Sendirian! 8 Drama Korea Tentang Kerja Sama dengan Hantu yang Bikin MerindingLagi Hemat tapi Ingin Minum Matcha? Ini 5 Matcha Sachet Rumahan yang Rasanya Nggak Kalah dari Kafe
Nama-nama unik tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri yang membuat kesemek Gunungsirah semakin mudah diingat. Tidak sedikit pengunjung yang datang ke kawasan ini penasaran untuk melihat langsung buah yang memiliki beragam sebutan tersebut.
Panen Hanya Sekali Setahun
Buah kesemek di Desa Gunungsirah umumnya hanya dipanen satu kali dalam setahun. Salah satu wilayah yang dikenal memiliki populasi pohon kesemek cukup banyak adalah kawasan Tanjung. Ketika musim panen tiba, para petani mulai memetik buah yang telah matang untuk kemudian diolah sebelum dipasarkan.
Karena masa panennya terbatas, kesemek segar tidak selalu tersedia sepanjang tahun. Hal ini membuat buah tersebut memiliki nilai jual tersendiri dan cukup dinantikan oleh para penikmatnya. Setelah melalui proses pengolahan tradisional, kesemek kemudian dipasarkan ke berbagai wilayah di sekitar Kuningan hingga daerah lain.
Dengan cita rasa yang khas, kandungan nutrisi yang melimpah, serta proses pengolahan yang unik, buah kesemek tidak hanya menjadi komoditas pertanian unggulan Desa Gunungsirah, tetapi juga menjadi salah satu kekayaan hayati yang patut diperkenalkan lebih luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap makanan sehat, kesemek memiliki potensi besar untuk semakin dikenal sebagai buah lokal yang lezat, bergizi, dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
