Ia menambahkan, salah satu tantangan percepatan dekarbonisasi industri adalah masih terbatasnya contoh implementasi yang dapat dijadikan rujukan. Karena itu, proyek percontohan melalui SETI dinilai penting untuk memberikan bukti teknis maupun finansial kepada pelaku industri.
Factory Manager PT Freyabadi Indotama, Adi Christian, mengatakan penerapan heat pump merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan keberlanjutan operasional serta mengurangi jejak karbon.
“Perjalanan kami dimulai dari berbagai inisiatif di bidang energi, termasuk pemasangan panel surya. Melalui program SETI, kami memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai berbagai pilihan teknologi dan akhirnya memutuskan mengimplementasikan heat pump,” ujarnya.
Baca Juga:Wujudkan Pelayanan Cepat, Tepat, dan Humanis, Polresta Karawang Luncurkan Program “GAZZ Karawang”Harga Emas Antam Hari ini Selasa 4 Agustus 2026 Kembali Naik, Buyback Ikut Melonjak
Adi menjelaskan, pendampingan yang diberikan melalui program SETI mencakup proses asesmen, rekomendasi teknologi hingga pemantauan implementasi. Meski demikian, seluruh keputusan investasi tetap menjadi kewenangan perusahaan dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional dan aspek bisnis.
Sementara itu, perwakilan PT Cakrawana Adi Perkasa, Mohamad Ubaidillah, menyampaikan hasil evaluasi awal menunjukkan penerapan sistem heat pump memberikan manfaat yang signifikan.
“Berdasarkan hasil perhitungan implementasi proyek SETI di PT Freyabadi Indotama, penggunaan sistem heat pump dengan COP 3,47 diperkirakan mampu menurunkan emisi hingga 145,5 ton CO₂ per tahun serta menghasilkan penghematan biaya operasional produksi sekitar Rp744,2 juta per tahun,” ungkapnya.
