Dukung Akses Petani, DPKP Karawang Bangun Jalan Usaha Tani di 29 Titik

Dukung Akses Petani, DPKP Karawang Bangun Jalan Usaha Tani di 29 Titik.
Dukung Akses Petani, DPKP Karawang Bangun Jalan Usaha Tani di 29 Titik.
0 Komentar

KARAWANG, KBEONLINE.ID – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Karawang terus mendorong peningkatan infrastruktur pertanian melalui pembangunan jalan usaha tani di sejumlah wilayah.

Pembangunan jalan usaha tani tersebut dilakukan untuk mendukung aktivitas para petani, khususnya dalam memperlancar akses menuju lahan pertanian serta mengangkut hasil produksi.

Kepala Bidang Prasarana DPKP Karawang, Lilis Suryani, melalui Ketua Tim Lahan dan Bangunan, Yendra Efita, mengatakan pembangunan jalan usaha tani tahun ini tersebar di 29 titik.

Baca Juga:Desa Tangguh Bencana, Pertamina EP Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat KarawangSinopsis Ice Road Film Bioskop Trans TV Malam Ini, Misi Penyelamatan Nekat dan Berbahaya di Danau Beku

“Untuk tahun ini ada 29 titik pembangunan jalan usaha tani yang menjadi program kami,” ujarnya, Senin (10/8).

Dari total tersebut, pembangunan di 17 titik saat ini sudah berjalan dan tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Karawang.

“Yang sudah berjalan pembangunannya ada 17 titik,” katanya.

Ke-17 titik tersebut berada di Kecamatan Cibuaya, Tirtajaya, Jayakerta, Rengasdengklok, Pedes, Rawamerta, Karawang Barat, Telukjambe Barat, dan Telagasari.

Yendra menjelaskan, pembangunan di 17 titik tersebut ditargetkan dapat diselesaikan sesuai dengan batas waktu kontrak yang telah ditetapkan.

“Untuk 17 titik yang sudah berjalan, batas kontraknya sampai 21 Agustus. Kami berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target,” jelasnya.

Sementara itu, masih terdapat 12 titik lainnya yang belum mulai dibangun. Saat ini, DPKP Karawang masih melakukan proses konsolidasi dan menunggu tahapan review dari Inspektorat.

“Masih ada 12 titik lagi yang akan dibangun. Saat ini masih dalam proses konsolidasi dan ada review dari Inspektorat. Mudah-mudahan prosesnya bisa cepat selesai sehingga pembangunan segera berjalan,” ungkap Yendra.

Baca Juga:Anggaran Pilkades Serang Rp 500 Juta Lebih, BPD dan Pemdes Sepakat Tunda Program Kerja DesaBPBD Karawang Pastikan Mata Air Binong Tetap Mengalir, Kualitas Air Disebut Sangat Baik

Ia menambahkan, pembangunan jalan usaha tani tersebut merupakan bagian dari program pokok-pokok pikiran (pokir) yang diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat di sektor pertanian.

Yendra berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar sehingga keberadaan jalan usaha tani nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi petani, terutama dalam mempermudah akses ke lahan dan mendukung kelancaran aktivitas pertanian.

“Kami berharap pembangunan ini bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi para petani, terutama dalam menunjang akses ke lahan pertanian dan aktivitas mereka,” pungkasnya. (Siska)

0 Komentar