Begini Pemandangan Sehari-hari Wilayah Lemahabang yang Belum Merdeka dari Macet dan Semrawut Lalinnya

Lemahabang
Begini Pemandangan Sehari-hari Wilayah Lemahabang.
0 Komentar

Pasca kejadian tersebut, Pemkab Bekasi kembali mengajukan pembangunan infrastruktur di dua titik, yakni Telaga Asih dan Lemahabang.

Deni menyebut terdapat dua surat yang diajukan kepada pemerintah pusat. Surat dari Pemkab Bekasi ditandatangani Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja dan ditujukan kepada Kementerian Perhubungan. Sementara Gubernur Jawa Barat juga mengirimkan surat kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Kita belum tahu goal-nya nanti di Kementerian Perhubungan atau Kementerian PUPR terkait dana pembangunannya,” katanya.

Baca Juga:Amankan Pilkades Digital 2026, Polresta Karawang dan TNI Siapkan Ribuan Personil Gabungan Kawal Semua Tahapan Bupati Aep Pimpin Rapat Persiapan Pilkades 67 Desa: Harus Benar-benar Siap

Di sisi lain, Pemkab Bekasi disebut telah menyiapkan sejumlah kebutuhan teknis. DED (Detail Engineering Design) telah disiapkan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), sedangkan kebutuhan pembebasan lahan berada di bawah Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan).

Deni menjelaskan, pada tahap awal konsep pembangunan yang dibahas bersama SDABMBK adalah underpass, bukan flyover.

Dishub sendiri memiliki peran menentukan arah pergerakan kendaraan setelah infrastruktur tersebut dibangun. Kajian dilakukan untuk melihat arus lalu lintas yang paling dominan, apakah menuju Bekasi atau Karawang.

“Kami di ABT nanti ada studi terkait perhitungan lalu lintas. Mana arah yang terbanyak, apakah ke arah Karawang atau ke Bekasi. Itu yang menentukan arah underpass,” jelasnya.

Berdasarkan paparan terakhir, Deni menyebut arah underpass dirancang dari Lemahabang menuju Bekasi. Kendaraan yang keluar dari underpass nantinya diarahkan menuju kawasan Bekasi atau SGC.

Sementara kendaraan yang hendak menuju Karawang akan diarahkan untuk berputar di kawasan Lampu merah Cinity di Cikarang Utara.

“Jadi kalau menuju Karawang nanti muternya di lampu merah Taman Cinity,” katanya.

Baca Juga:Kota Karawang Berbenah, Kabel-kabel di Atas yang Semrawut Harus Dikubur, Dialihkan ke Jaringan Bawah TanahAde Kunang Balik Tudingan Jaksa: Rp 8,5 Miliar Bukan Fee Ijon Proyek

Deni memastikan berbagai kajian pembangunan saat ini sudah hampir rampung. Bahkan, secara persiapan teknis, pembangunan disebut telah mencapai sekitar 90 persen.

“Semua studi hampir 90 persen siap untuk pembangunan. Makanya pascakejadian di Bekasi Timur kita mengajukan dua, yaitu Telaga Asih sama Lemahabang,” tandasnya.

Meski persiapan teknis terus dikebut, Pemkab Bekasi masih menunggu kepastian pemerintah pusat maupun provinsi terkait sumber anggaran pembangunan.

0 Komentar