Bahan Pokok Naik? Jangan Panik! 12 Bahan Murah Ini Bisa Jadi Pengganti yang Tetap Bergizi

Sejumlah bahan pangan lokal seperti jagung, singkong, tahu, tempe, dan ikan dapat menjadi alternatif.
Sejumlah bahan pangan lokal seperti jagung, singkong, tahu, tempe, dan ikan dapat menjadi alternatif untuk membantu menekan pengeluaran belanja rumah tangga tanpa mengabaikan kebutuhan gizi.
0 Komentar

Untuk memberikan sensasi rasa, lada, merica, jahe, kunyit, ketumbar dan rempah lainnya bisa dimanfaatkan.

Selain membantu mengurangi penggunaan cabai ketika harganya sedang tinggi, penggunaan berbagai rempah juga membuat menu tidak terasa monoton.

10. Daging Sapi → Kacang-Kacangan

Kacang-kacangan dapat menjadi salah satu sumber protein nabati.

Kacang hijau, kacang merah dan kacang tanah dapat dimasukkan dalam menu sesuai kebutuhan.

Baca Juga:Diskon Menggoda Dompet Bisa Menangis! Ini 13 Strategi Belanja Cerdas agar Promo Bikin Hemat UangIni 16 Cara Gen Z Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi Tanpa Kehilangan Kebahagiaan, Hidup Tetap Produktif

Misalnya, kacang merah dapat digunakan untuk sup, sedangkan kacang hijau dapat diolah menjadi makanan atau minuman.

11. Sayuran Mahal → Sayuran Musiman

Harga sayuran juga dapat berbeda berdasarkan musim dan pasokan.

Karena itu, jangan terpaku pada satu jenis sayuran.

Jika brokoli, wortel atau sayuran tertentu sedang mahal, konsumen dapat memilih kangkung, bayam, sawi, labu, kol atau sayuran lain yang sedang lebih terjangkau.

Prinsipnya sederhana: ikuti harga pasar tanpa mengorbankan keberagaman makanan.

12. Gula → Buah untuk Rasa Manis

Ketika konsumsi gula ingin dikurangi sekaligus menghemat penggunaan gula tambahan, buah dapat menjadi pilihan untuk memberikan rasa manis alami pada sejumlah menu.

Pisang, pepaya atau buah musiman dapat dikonsumsi sebagai makanan penutup maupun camilan.

Namun, buah tetap mengandung gula alami sehingga porsinya tetap perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Jangan Asal Cari yang Murah, Perhatikan Gizi

Melakukan substitusi bahan pangan bukan berarti mengganti semua makanan mahal dengan bahan yang paling murah.

Yang perlu diperhatikan adalah keseimbangan menu.

Usahakan setiap kali makan tetap terdapat sumber karbohidrat, protein, sayuran dan buah sesuai kebutuhan.

Baca Juga:Daftar 13 Kolam Renang Indoor di Bekasi yang Bebas Panas Matahari, Nomor 12 Cocok Buat Liburan Keluarga!Jangan Ketipu Bintang 5! Ini 16 Cara Membedakan Review Produk Asli dan Ulasan Bayaran Saat Belanja Online

Dengan begitu, strategi berhemat tidak berubah menjadi pola makan yang justru kekurangan zat gizi.

Selain memilih bahan pengganti, masyarakat juga bisa memanfaatkan program pangan murah ketika tersedia.

0 Komentar