KBEONLINE.ID – Kenaikan harga bahan pangan menjadi salah satu hal yang langsung terasa di kantong masyarakat.
Ketika harga beras, daging, telur, cabai atau minyak goreng mengalami kenaikan, anggaran belanja dapur pun ikut tertekan.
Data Badan Pangan Nasional menunjukkan harga komoditas pangan memang dapat bergerak berbeda-beda dari waktu ke waktu.
Baca Juga:Diskon Menggoda Dompet Bisa Menangis! Ini 13 Strategi Belanja Cerdas agar Promo Bikin Hemat UangIni 16 Cara Gen Z Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi Tanpa Kehilangan Kebahagiaan, Hidup Tetap Produktif
Dalam laporan Juli 2026, misalnya, harga beras medium secara nasional tercatat rata-rata Rp13.564 per kilogram, sedangkan beras premium Rp15.972 per kilogram.
Sementara itu, pemantauan harga pangan juga menunjukkan sejumlah komoditas seperti cabai, bawang, telur, ayam dan minyak goreng memiliki harga yang cukup signifikan sehingga perubahan harga dapat memengaruhi pengeluaran rumah tangga.
Namun, bukan berarti masyarakat harus mengurangi kualitas makanan ketika harga bahan tertentu naik.
Salah satu solusinya adalah melakukan substitusi bahan pangan. Artinya, bahan yang sedang mahal dapat diganti dengan bahan lain yang lebih terjangkau tetapi tetap memberikan zat gizi penting.
Berikut 12 bahan murah ini bisa jadi pengganti yang tetap bergizi dikutip dari laman The Sun Minggu, (23/8/2026).
1. Beras → Jagung
Ketika harga beras sedang tinggi, jagung dapat menjadi salah satu sumber karbohidrat alternatif.
Jagung dapat diolah menjadi nasi jagung, campuran nasi maupun berbagai makanan rumahan lainnya.
Baca Juga:Daftar 13 Kolam Renang Indoor di Bekasi yang Bebas Panas Matahari, Nomor 12 Cocok Buat Liburan Keluarga!Jangan Ketipu Bintang 5! Ini 16 Cara Membedakan Review Produk Asli dan Ulasan Bayaran Saat Belanja Online
Selain mengandung karbohidrat, jagung juga memiliki serat dan sejumlah vitamin serta mineral.
Diversifikasi pangan dengan sumber karbohidrat lokal seperti jagung juga pernah didorong sebagai alternatif konsumsi beras.
Cocok untuk: menu sarapan, makan siang atau makan malam.
2. Beras → Singkong
Singkong juga bisa menjadi alternatif sumber karbohidrat.
Bahan pangan ini dapat dikukus, direbus atau diolah menjadi berbagai hidangan.
Harganya di sejumlah daerah juga dapat lebih terjangkau dibandingkan bahan pangan utama tertentu.
Agar menu tetap seimbang, singkong sebaiknya dikombinasikan dengan lauk sumber protein dan sayuran.
3. Daging Sapi → Telur
Harga daging sapi relatif tinggi dibandingkan sejumlah sumber protein lainnya.
Jika anggaran sedang terbatas, telur dapat menjadi pilihan yang lebih ekonomis.
Telur mengandung protein dan berbagai zat gizi sehingga dapat digunakan sebagai lauk sehari-hari.
