5. Periksa Kondisi Filter Sebelum Membersihkannya
Setelah filter terlihat, jangan langsung mencucinya.
Periksa terlebih dahulu jenis dan kondisinya.
Filter udara motor bisa menggunakan media berbeda, termasuk busa, kertas, atau kain. Metode perawatannya tidak sama. Yamaha juga mengingatkan bahwa filter busa dapat dicuci, sedangkan filter kertas umumnya tidak diperlakukan seperti filter busa.
6. Jika Filter Busa, Bersihkan Sesuai Petunjuk
Filter berbahan busa pada tipe tertentu dapat dibersihkan.
Namun, gunakan metode dan cairan yang direkomendasikan untuk tipe filter tersebut. Setelah dicuci, filter harus dikeringkan hingga benar-benar sesuai ketentuan sebelum dipasang kembali.
Jangan memasang filter yang masih basah.
Yamaha juga menekankan filter tidak boleh dipasang dalam keadaan lembap karena dapat mengganggu kondisi media penyaring.
7. Jangan Sembarangan Mencuci Filter Kertas
Ini salah satu kesalahan yang cukup sering dilakukan.
Baca Juga:Bahan Pokok Naik? Jangan Panik! 12 Bahan Murah Ini Bisa Jadi Pengganti yang Tetap BergiziDiskon Menggoda Dompet Bisa Menangis! Ini 13 Strategi Belanja Cerdas agar Promo Bikin Hemat Uang
Filter berbahan kertas tidak bisa diperlakukan seperti filter busa. Jika filter kertas sudah sangat kotor, rusak, atau tersumbat, solusi yang lebih tepat biasanya adalah menggantinya dengan komponen baru sesuai spesifikasi kendaraan.
Jangan menggunakan metode pembersihan yang justru dapat merusak serat penyaring.
8. Bersihkan Debu di Rumah Filter
Jangan hanya fokus pada elemen filter.
Periksa bagian dalam air cleaner box. Debu, pasir atau kotoran dapat menumpuk di dalamnya.
Gunakan kain atau kuas lembut untuk membersihkan area tersebut tanpa membuat kotoran justru masuk lebih jauh ke saluran udara.
Rumah filter yang bersih membantu menjaga jalur masuk udara tetap bebas dari kotoran.
9. Periksa Apakah Filter Sobek atau Rusak
Filter yang terlihat sangat kotor belum tentu satu-satunya masalah.
Periksa apakah terdapat:
– Sobekan.- Lubang.- Bagian yang berubah bentuk.- Media penyaring yang rapuh.- Endapan oli berlebihan.
Jika elemen sudah rusak, jangan dipaksakan untuk digunakan kembali.
Filter yang rusak dapat membuat partikel kotoran masuk ke jalur mesin.
10. Waspadai Filter yang Terkena Oli
Jika menemukan oli dalam jumlah tidak wajar di dalam rumah filter, jangan sekadar membersihkannya lalu memasang kembali.
Baca Juga:Ini 16 Cara Gen Z Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi Tanpa Kehilangan Kebahagiaan, Hidup Tetap ProduktifDaftar 13 Kolam Renang Indoor di Bekasi yang Bebas Panas Matahari, Nomor 12 Cocok Buat Liburan Keluarga!
Oli yang masuk ke area filter dapat menjadi tanda adanya masalah seperti pengisian oli berlebihan, gangguan ventilasi crankcase, keausan ring piston, atau kondisi lain yang perlu diperiksa.
