Empat Bulan Tak Digaji, TKW Asal Karawang Pulang dari Arab Saudi dengan Kursi Roda

TKW Asal Karawang Pulang dari Arab Saudi dengan Kursi Roda.
Empat Bulan Tak Digaji, TKW Asal Karawang Pulang dari Arab Saudi dengan Kursi Roda. (Karawang Bekasi Ekspres)
0 Komentar

“Saya sudah sampai bandara, katanya tidak bisa. Masa orang sakit pulang sendiri, harus ada yang mendampingi. Saya kembali lagi ke Tarhil,” tuturnya.

Oom kemudian meminta bantuan KBRI agar dapat segera dipulangkan. Setelah melalui proses pengurusan, ia akhirnya dibawa ke KBRI dan menunggu sekitar satu pekan hingga mendapatkan tiket kepulangan.

“Saya bilang, Bu, saya pulangin dong. Katanya Insya Allah. Alhamdulillah akhirnya saya dipulangkan,” ucapnya.

Baca Juga:Pemkab Karawang Bagikan Modul Gratis untuk SD dan SMP, Sangat Bantu Ringankan Beban Orang Tua Murid30+ Twibbon Maulid Nabi 2026 Gratis Lengkap Ucapan, Bisa Langsung Pakai ke Foto Profil

Saat berada di bandara Arab Saudi, Oom mendapat pendampingan hingga proses kepulangan. Setibanya di Indonesia, keluarganya juga telah menunggu dan menyiapkan kursi roda untuk membantunya beraktivitas.

Secara keseluruhan, Oom menghabiskan waktu sekitar empat bulan bekerja di Arab Saudi. Setelah itu, ia menjalani perawatan di rumah sakit selama empat bulan dan sekitar dua bulan berikutnya dihabiskan untuk proses penampungan serta pengurusan kepulangan.

Sesampainya di Karawang, Oom masih menjalani kontrol kesehatan. Pemeriksaan, termasuk rontgen bagian punggung, telah dilakukan beberapa kali.

Ia mengatakan kondisi tubuhnya kini jauh lebih baik dibandingkan ketika pertama kali tiba di Indonesia.

Di rumah, Oom tinggal bersama keluarga. Ia memiliki tiga anak dan anak bungsunya masih bersekolah. Kondisi ekonomi keluarga juga masih menjadi tantangan karena suaminya bekerja serabutan, mulai dari bengkel las hingga pekerjaan bangunan, dengan penghasilan yang tidak menentu.

Dalam menjalani pemulihan, Oom didampingi Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Karawang Wetan, Dinas Sosial Kabupaten Karawang, serta Puskesmas setempat.

Selain fokus menjalani pengobatan, Oom kini tengah mengajukan bantuan usaha kepada pemerintah. Ia berharap kondisinya segera pulih sehingga dapat kembali memiliki penghasilan dan membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.

Baca Juga:Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme Siswa, SDN Karangpawitan I Gelar Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan IndonesiaPemberdayaan Penyandang Disabilitas, KTI Foundation-Jamkrindo Gelar Pelatihan Batik Inklusif Menyambut HBN

“Saya ingin cepat sembuh dan ingin usaha lagi. Mudah-mudahan satu tahun sudah normal lagi. Jangan putus asa,” pungkasnya.

0 Komentar