KBEONLINE.ID – Pengeluaran makan siang sering kali menjadi salah satu pos yang diam-diam menguras dompet pekerja.
Sekali makan di luar mungkin terasa murah, tetapi jika dilakukan hampir setiap hari selama sebulan, totalnya bisa cukup besar.
Salah satu cara sederhana untuk menekan pengeluaran tersebut adalah membawa bekal dari rumah.
Baca Juga:13 Hal Yang Perlu Dipahami Sebelum Terlalu Sering Menggunakan Kartu Kredit, Jangan Asal!Jangan Salah Langganan! Ini 12 Platform Streaming 2026 yang Layak Dipertimbangkan
Selain lebih mudah mengontrol biaya, memasak sendiri memungkinkan seseorang menentukan bahan, porsi, tingkat penggunaan minyak, garam, gula, hingga jenis lauk yang dikonsumsi.
Namun, membawa bekal tidak harus berarti memasak menu rumit setiap pagi. Dengan perencanaan yang tepat, persiapan makanan justru bisa dilakukan lebih praktis.
Berikut 13 trik bawa bekal ke kantor yang hemat sehat dan menarik dikutip dari laman The Athletic Senin, (24/8/2026).
1. Tentukan Anggaran Bekal Mingguan
Langkah pertama bukan langsung membeli bahan makanan, tetapi menentukan batas pengeluaran.
Misalnya, tetapkan anggaran khusus untuk bahan bekal selama satu minggu. Dari angka tersebut, tentukan berapa banyak porsi yang ingin dibuat.
Cara ini membantu mengetahui apakah menu yang dipilih benar-benar ekonomis atau justru terlalu mahal.
2. Masak dalam Porsi Besar
Tidak semua menu harus dimasak setiap pagi.
Beberapa jenis lauk bisa dibuat dalam jumlah lebih banyak dan digunakan untuk beberapa kali makan.
Baca Juga:Kuahnya Nendang, Bikin Melek! 13 Resep Pindang Ikan Patin Palembang yang Segar Disantap Saat Siang HariJangan Salah Beli! Ini 13 Smartwatch Murah yang Fiturnya Menggiurkan untuk Temani Olahraga
Misalnya ayam panggang, telur rebus, tumisan sayur atau lauk berbumbu yang dapat dipadukan dengan nasi dan sayuran berbeda.
Konsep meal prep juga dapat menghemat waktu karena sebagian pekerjaan dapur sudah diselesaikan sebelumnya.
Perencanaan menu dan pemanfaatan sisa makanan secara terencana juga direkomendasikan sebagai strategi menghemat bahan makanan.
3. Manfaatkan Bahan yang Ada di Rumah
Sebelum pergi berbelanja, buka kulkas dan lemari dapur.
Cek apakah masih ada telur, tahu, tempe, sayuran, ayam, ikan, atau bahan lain yang bisa diolah.
Kebiasaan ini mencegah pembelian bahan yang sebenarnya masih tersedia sekaligus membantu mengurangi makanan yang terbuang.
4. Pilih Protein yang Ramah di Kantong
Bekal sehat tidak harus selalu menggunakan daging mahal.
Telur, tahu, tempe, ikan, ayam dan kacang-kacangan dapat menjadi pilihan sumber protein yang lebih fleksibel.
