Benarkah Orang Sukatani Suka Bertani?
Jadi, apakah benar orang Sukatani “suka bertani”? Kalau dimaknai secara harfiah bahwa seluruh masyarakat Sukatani bekerja sebagai petani, tentu tidak tepat. Sukatani sekarang merupakan wilayah yang terus berkembang dengan masyarakat yang memiliki beragam mata pencaharian. Ada yang bekerja sebagai karyawan, pedagang, pelaku usaha, pekerja jasa, dan tentu saja masih ada masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian.
Tetapi jika “Sukatani suka bertani” dimaknai sebagai gambaran karakter wilayahnya, ungkapan tersebut justru cukup menarik. Sawah masih menjadi bagian dari lanskap Sukatani, sistem irigasi masih menjadi perhatian pemerintah, dan sektor pertanian masih memiliki posisi strategis dalam menjaga produksi pangan Kabupaten Bekasi. Data pemerintah daerah pada pertengahan 2026 juga menunjukkan Sukatani termasuk wilayah yang dipetakan sebagai kawasan rawan kekeringan karena banyak terdapat lahan pertanian yang membutuhkan pasokan air irigasi.
Bahkan pada Juli 2026, data Pemerintah Kabupaten Bekas mencatat kekeringan telah berdampak pada ribuan hektare lahan pertanian di wilayah Kabupaten Bekasi, dengan Sukatani termasuk salah satu kecamatan yang terdampak. Kondisi ini menjadi bukti lain bahwa aktivitas pertanian di Sukatani bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan masih menjadi bagian dari kehidupan ekonomi dan lingkungan wilayah tersebut.
Baca Juga:Pernah Belanja di Ramayana Ciplaz Karawang? Ternyata Begini Cara Bajunya Kelihatan Murah BangetCari Gunung yang Ramah Pemula? Gunung Luhur Sukamakmur Naik Hanya 3 Jam dan Bisa Naik Pakai Motor
Alun-Alun Sukatani
Hal menarik lainnya adalah perubahan wajah pusat Kecamatan Sukatani. Di satu sisi, perjalanan menuju kawasan tersebut masih memperlihatkan hamparan sawah dan suasana pedesaan. Namun begitu mendekati pusat kecamatan, masyarakat justru akan menemukan ruang publik yang semakin modern.
Area yang sebelumnya dikenal masyarakat sebagai Alun-Alun Sukatani kini telah bertransformasi menjadi Sport Center Sukatani. Pemerintah Kabupaten Bekasi menyebut kawasan tersebut dibangun sebagai ruang publik yang dapat digunakan untuk olahraga, rekreasi, interaksi sosial, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Fasilitasnya antara lain mini soccer, basket, voli, jogging track, serta berbagai ruang yang dapat digunakan masyarakat.
Perubahan tersebut membuat Sukatani memiliki wajah yang unik. Di satu sisi masih ada sawah, saluran irigasi dan kampung-kampung yang mempertahankan nuansa pedesaan. Di sisi lainnya, terdapat pusat olahraga dan ruang publik modern yang menjadi tempat berkumpul masyarakat. Perpaduan antara kehidupan agraris dan pembangunan modern inilah yang membuat Sukatani menarik untuk dilihat lebih dekat.
