KBEONLINE.ID KARAWANG – Polresta Karawang terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan pelajar melalui program PAHAM AI (Paham Artificial Intelligence). Program tersebut memberikan edukasi kepada siswa SMA/SMK mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara aman, etis, dan bertanggung jawab.
Kegiatan pelatihan PAHAM AI sesi pertama dan kedua yang digelar pada Senin, 7 September 2026, diikuti sebanyak 145 siswa dari dua sekolah di Kabupaten Karawang.
Rinciannya, sebanyak 63 siswa SMK Sehati dan 82 siswa SMK Texar mengikuti kegiatan tersebut.
Baca Juga:Bupati Aep Syaepuloh Minta OPD Genjot Serapan Anggaran dan Persiapkan Pilkades Serentak Secara DigitalCegah Kebakaran di Musim Kemarau: BPBD dan Damkar Karawang Minta Warga Waspada Pembakaran Sampah
Paur Subag Dal Ops Polresta Karawang, IPDA Muhammad Asim, mengatakan program PAHAM AI menjadi bagian dari upaya Polri membekali generasi muda agar tidak hanya mampu memanfaatkan perkembangan teknologi, tetapi juga memahami risiko dan dampak penggunaannya.
“Melalui PAHAM AI, para pelajar diberikan pemahaman mengenai kecerdasan buatan, termasuk bagaimana menggunakan AI dengan aman, etis dan bertanggung jawab,” kata IPDA Muhammad Asim.
Menurutnya, perkembangan teknologi AI memberikan banyak manfaat bagi dunia pendidikan. Namun, di sisi lain, teknologi tersebut juga berpotensi disalahgunakan untuk berbagai tindakan yang merugikan.
Karena itu, pelajar perlu dibekali pemahaman sejak dini agar mampu mengenali dan menghindari berbagai ancaman di ruang digital, seperti penyebaran hoaks, penipuan, cyberbullying, pembuatan deepfake hingga bentuk-bentuk tindak pidana siber lainnya.
Program PAHAM AI pada 2026 merupakan bagian dari program edukasi Polri untuk meningkatkan literasi artificial intelligence, etika digital dan keamanan siber bagi pelajar SMA/SMK.
Polri juga menyiapkan trainer di tingkat Polda maupun Polresta untuk memperluas jangkauan sosialisasi ke sekolah-sekolah di berbagai daerah.
Di Karawang, kegiatan tersebut mengusung tema “Pelajar Karawang Cerdas, Aman, dan Bertanggung Jawab Menggunakan Artificial Intelligence.”
Baca Juga:Cegah Kebakaran di Musim Kemarau: BPBD dan Damkar Karawang Minta Warga Waspada Pembakaran SampahTidak Hanya Seremonial, Mahasiswa PGSD UBP Karawang Tanam Mangrove dan Perkuat Literasi di Tambaksari
Melalui kegiatan ini, Polresta Karawang berharap pelajar dapat menjadi generasi yang cakap digital dan mampu memanfaatkan AI sebagai sarana pendukung pembelajaran serta pengembangan kreativitas.
“Harapannya, pelajar bisa menjadi pengguna teknologi yang cerdas dan bertanggung jawab. AI dapat dimanfaatkan untuk hal-hal positif, terutama dalam mendukung proses belajar dan meningkatkan kreativitas,” ujarnya.
