KBEONLINE.ID KARAWANG – Melihat gaya pengabdian mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang yang tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial melainkan dengan bentuk nyata dengan melakukan penanaman Mangrove di Pantai Tanjuk Sari Desa Tambaksari, Kecamatan Tirtajaya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) diselenggarakan oleh HIMA PGSD UBP Karawang selama 6-8 Agustus 2026.
Adapun tema yang diusung adalah “Menumbuhkan Akar Harapan, Mewujudkan Pesisir Berkelanjutan…”, kegiatan tersebut dilakukan dengan melalukan dua fokus kegiatanyakni pendidikan dan pelestarian lingkungan.
Para Calon Guru Sekolah Dasar tidak hanya terjun langsung ke sekolah, melainkan hadir juga ke tengah masyarakat. Mereka memberikan pendampingan pembelajaran kreatif, meningkatkan minat baca masyarakat dengan menghadirkan Pojok Baca, mengenalkan media digital dalam pembelajaran, dan yang terakhir yang paling penting menggelar edukasi apotek hidup dan penanaman mangrove.
Baca Juga:Jalan Tuparev Direhabilitasi, Bupati Aep Pertahankan Paving Block sebagai Ikon Heritage KarawangErupsi Krakatau: Karawang Terdampak Tipis Abu Vulkanik, Sekolah Tetap Tatap Muka dan Warga Dimbau Bermasker
Ketua Pelaksana P2M 2026, Nadya Septiana, mengatakan mahasiswa dapat melakukan implementasi langsung kegiatan selama di bangku kuliah untuk di praktikan di kehidupan nyata. Nadia menegaskan hadirnya mahasiswa sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat dengan melihat fenomena sosial secara langsung
“Pengalaman tersebut dinilai penting bagi calon guru. Sebab, seorang pendidik tidak hanya dituntut mampu menyampaikan materi di dalam kelas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial di sekitarnya,” kata Nadya.
Dalam aspek pendidikan, mahasiswa PGSD UBP menghadirkan pembelajaran inovatif dan kreatif agar pembelajaran menjadi hidup dan siswa menjadi antusias dalam hal belajar.
Yang paling menarik adalah, Siswa di kenalkan dengan dunia baca yaitu dengan menghadirkan Pojok Baca. Hadirnya pojok baca tersebut sebegai bentuk pentingnya pembelajaran mandiri agar terbiasa membaca sebagai bekal di masa depan. Tak hanya itu saja, mahasiswa juga mengenalkan pembelajaran menggunakan digital sebagai bentuk adaptif terhadap perkembangan zaman. Merekamenghadirkan workshop pengembangan media pembelajaran matematika berbasis Cognitive Load Theory (CLT). Pembelajaran dilakukan oleh pemateri yang handal dibidangnya yakni oleh Dr. Andes Safarandes Asmara, M.Pd.
