CV pada dasarnya lebih umum digunakan dalam proses lamaran kerja.
Sementara kebutuhan portofolio bergantung pada posisi dan perusahaan yang dituju.
Portofolio biasanya sangat relevan untuk pekerjaan yang menghasilkan karya atau output yang dapat diperlihatkan, seperti penulis, desainer grafis, fotografer, videografer, content creator, programmer, hingga bidang kreatif lainnya.
Untuk posisi tertentu yang lebih administratif, perusahaan bisa saja hanya meminta CV dan dokumen pendukung lainnya.
Karena itu, pencari kerja sebaiknya membaca persyaratan lowongan terlebih dahulu.
5. Format CV Cenderung Lebih Terstruktur
CV biasanya dibuat dengan struktur yang jelas agar informasi penting mudah ditemukan.
Misalnya:
– Profil singkat- Pengalaman kerja- Pendidikan- Keahlian- Sertifikasi- Pencapaian- Kontak
Sementara format portofolio jauh lebih fleksibel.
Baca Juga:Daftar 13 Pertanyaan Interview Kerja yang Sering Ditanyakan HRD dan Cara Menjawabnya, Jangan Grogi!15 Tempat Makan Keluarga di Tambun Selatan yang Cocok untuk Akhir Pekan, dari Saung Asri hingga Seafood Favori
Portofolio dapat dibuat dalam bentuk PDF, website, presentasi, atau tautan menuju platform yang memuat karya.
6. Desain CV Tidak Harus Semeriah Portofolio
CV yang menarik tidak selalu berarti harus menggunakan banyak warna, ilustrasi, atau elemen grafis.
Untuk CV, keterbacaan justru menjadi hal penting. Informasi pengalaman dan keterampilan harus mudah ditemukan.
Portofolio memiliki ruang lebih besar untuk menampilkan unsur visual, terutama jika digunakan untuk pekerjaan kreatif.
Namun, desain tetap sebaiknya disesuaikan dengan bidang dan kebutuhan perusahaan.
7. CV Menjawab “Siapa Kamu?”, Portofolio Menjawab “Apa yang Bisa Kamu Kerjakan?”
Cara sederhana untuk membedakannya adalah dengan melihat pertanyaan yang dijawab masing-masing dokumen.
CV menjawab pertanyaan mengenai latar belakang kandidat.
Contohnya:
“Siapa kamu dan apa pengalamanmu?”
Portofolio menjawab:
“Apa yang sudah kamu kerjakan dan seperti apa hasilnya?”
Keduanya dapat saling melengkapi dalam proses rekrutmen.
8. CV Bisa Menyebut Skill, Portofolio Membuktikannya
Misalnya seorang kandidat menuliskan kemampuan “desain grafis” dalam CV.
Informasi tersebut memberikan gambaran mengenai skill yang dimiliki.
Portofolio kemudian dapat memperlihatkan desain poster, carousel media sosial, banner, atau materi visual lain yang pernah dibuat.
Hal serupa berlaku untuk penulis.
Baca Juga:13 Bengkel Motor Dekat Stasiun Cikarang yang Bisa Jadi Pilihan Saat Mogok, Simpan Daftarnya!12 Cara Membuat CV yang Menarik untuk Fresh Graduate dan Pencari Kerja, No 11 Ampuh Dapat Panggilan!
CV dapat mencantumkan pengalaman sebagai content writer, sementara portofolio dapat menampilkan sejumlah artikel yang pernah diterbitkan.
9. Jumlah Halaman Keduanya Tidak Harus Sama
