KBEONLINE.ID – Menyimpan beras dengan cara yang kurang tepat dapat membuat persediaan pangan di rumah lebih mudah mengalami penurunan kualitas.
Kondisi tempat penyimpanan yang lembap, wadah yang tidak bersih, serta keberadaan serangga dapat mengganggu kualitas beras.
Masalah ini kerap menjadi perhatian rumah tangga yang membeli beras dalam jumlah cukup banyak untuk persediaan beberapa minggu.
Baca Juga:Baterai HP Cepat Habis Padahal Jarang Dipakai? Coba Periksa 5 Pengaturan IniModal Polybag dan Sedikit Tanah! Begini Cara Menanam Cabai Sendiri di Rumah agar Tak Selalu Beli
Jika penyimpanan tidak diperhatikan, beras bisa berbau tidak normal, menggumpal akibat kelembapan, atau dipenuhi kutu.
Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan kebersihan wadah, kondisi lingkungan, serta cara mengambil dan menyimpan beras agar persediaan tetap terjaga.
Simak cara menyimpan beras agar awet dan tidak berkutu dikutip dari YouTube mamah zila Minggu, (25/10/2026).
1. Gunakan Wadah yang Bersih dan Kering
Beras sebaiknya disimpan dalam wadah bersih dengan tutup yang rapat.
Wadah tersebut dapat berupa tempat penyimpanan khusus bahan pangan yang terbuat dari plastik aman untuk makanan atau bahan lain yang sesuai.
Sebelum memasukkan beras, pastikan wadah benar-benar kering. Sisa air atau kelembapan yang tertinggal dapat meningkatkan risiko kerusakan selama penyimpanan.
Jika menggunakan wadah bekas, bersihkan terlebih dahulu dan pastikan tidak ada sisa bahan lain yang berpotensi mencemari beras.
2. Simpan di Tempat Sejuk dan Kering
Pilih lokasi penyimpanan yang terlindung dari sinar matahari langsung, panas, dan kelembapan berlebihan.
Baca Juga:Cari Semen, Besi sampai Keramik? 13 Toko Bangunan di Tambun Selatan Ini Bisa Jadi Pilihan13 Tips Presentasi agar Tidak Gugup di Depan Kelas, Nomor 5 Bikin Lebih Percaya Diri
Hindari menempatkan beras di dekat sumber air, area yang sering terkena cipratan, atau tempat dengan perubahan suhu dan kelembapan yang ekstrem.
Lingkungan penyimpanan yang baik membantu menjaga kualitas beras sekaligus mengurangi kondisi yang mendukung pertumbuhan jamur dan perkembangan hama.
3. Jangan Mencampur Beras Baru dengan Stok Lama
Ketika membeli beras baru, sebaiknya jangan langsung mencampurkannya dengan persediaan lama tanpa memeriksa kondisinya.
Habiskan atau periksa stok lama terlebih dahulu. Bersihkan wadah sebelum mengisinya kembali.
Cara ini membantu pengguna mengetahui kondisi setiap persediaan dan mengurangi kemungkinan masalah pada beras lama menyebar ke beras yang baru dibeli.
4. Periksa Kondisi Beras Secara Berkala
Luangkan waktu untuk memeriksa persediaan beras, terutama jika disimpan dalam jumlah banyak.
