KBEONLINE.ID – Ban menjadi salah satu komponen penting pada sepeda motor karena bagian inilah yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan.
Kondisinya tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan, tetapi juga berpengaruh terhadap traksi, pengereman, stabilitas, dan keselamatan pengendara.
Masalah yang cukup sering ditemui adalah ban motor cepat aus atau menjadi botak. Kondisi tersebut bisa terjadi meskipun usia pemakaian ban belum terlalu lama.
Baca Juga:Sepatu Kusam Jangan Langsung Dibuang! Ini 11 Tempat Cuci Sepatu di Jakasetia BekasiJangan Cuma Dipanaskan! Ini 13 Cara Merawat Motor yang Jarang Dipakai
Kebiasaan berkendara, tekanan angin yang tidak sesuai, beban berlebih, kondisi jalan, hingga kondisi kaki-kaki motor dapat memengaruhi tingkat keausan ban.
Tekanan angin yang terlalu rendah, misalnya, dapat membuat area kontak ban dengan aspal semakin besar sehingga gesekan meningkat dan keausan bisa berlangsung lebih cepat.
Sebaliknya, tekanan yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan pola keausan yang tidak merata.
Lantas, bagaimana cara membuat ban motor lebih awet dan tidak cepat botak?
Berikut 13 cara merawat ban motor agar lebih awet dan aman dikutip dari YouTube autoshop official Selasa, (27/10/2026).
1. Cek Tekanan Angin Secara Rutin
Hal pertama yang jangan sampai dilewatkan adalah memeriksa tekanan angin.
Tekanan ban sebaiknya mengikuti rekomendasi pabrikan kendaraan, bukan sekadar mengikuti angka yang dianggap nyaman oleh pengendara.
Tekanan yang kurang dapat membuat ban lebih cepat aus, sedangkan tekanan yang terlalu tinggi juga bisa mengubah karakter kontak ban dengan jalan.
Baca Juga:Tak Perlu Muter-muter Cari Ekspedisi, Ini 13 Tempat Kirim Paket di Jatisampurna BekasiSepatu Mulai Kusam dan Bau? Ini 13 Tempat Cuci Sepatu di Setu Bekasi yang Bisa Dicoba
Pengecekan sebaiknya dilakukan ketika ban dalam kondisi yang sesuai dengan petunjuk pengukuran pabrikan agar hasilnya tidak menyesatkan.
2. Jangan Menunda Mengisi Angin
Ban yang terasa mulai kempis sebaiknya tidak terus digunakan untuk perjalanan jauh.
Selain membuat motor terasa kurang stabil, tekanan rendah juga meningkatkan beban kerja ban dan dapat mempercepat keausan.
Jika ban berkali-kali kehilangan tekanan dalam waktu singkat, jangan hanya menambah angin. Periksa kemungkinan adanya kebocoran halus pada ban, pentil, atau area bibir velg.
Kebocoran kecil dapat menyebabkan tekanan turun perlahan tanpa membuat ban langsung kempis.
3. Hindari Membawa Beban Berlebihan
Setiap ban memiliki kapasitas beban tertentu. Karena itu, membawa barang secara berlebihan dapat meningkatkan beban yang harus ditanggung ban.
