Interaksi semacam ini membuat siaran terasa lebih hidup. Shopee juga menempatkan interaksi real time sebagai salah satu fungsi utama Shopee Live untuk membantu penjual terhubung dengan calon pembeli.
4. Tunjukkan Produk Secara Langsung
Salah satu keunggulan live shopping adalah kemampuan memperlihatkan produk secara lebih nyata.
Penjual pakaian, misalnya, dapat memperlihatkan detail bahan, ukuran dan cara pemakaian. UMKM makanan dapat menunjukkan tekstur atau proses penyajian.
Baca Juga:Gaji Rp5,5 Juta di Depok, Berapa Dana Darurat yang Ideal? Ini 13 Cara MenghitungnyaTak Perlu Capek Sikat Sepatu Sendiri! Ini 13 Jasa Cuci Sepatu di Bintara Bekasi
Sementara penjual kosmetik dapat menjelaskan cara penggunaan sesuai karakter produknya, selama informasi yang diberikan sesuai ketentuan dan tidak membuat klaim berlebihan.
Semakin jelas produk ditampilkan, semakin mudah calon pembeli memahami apa yang sebenarnya mereka dapatkan.
5. Siapkan Promo Khusus Saat Live
Promo bisa menjadi alasan tambahan bagi calon pembeli untuk tidak sekadar menonton.
UMKM dapat menyiapkan voucher, potongan harga, bundling, bonus produk tertentu atau penawaran dengan jumlah terbatas sesuai kemampuan margin dan ketentuan platform.
Namun, jangan memberikan diskon secara asal. Hitung terlebih dahulu harga pokok, biaya platform, kemasan, pengiriman jika ditanggung penjual, dan keuntungan yang ingin diperoleh.
6. Gunakan Teknik Bundling
Produk yang sulit terjual satuan dapat dicoba ditawarkan dalam bentuk paket.
Misalnya, penjual makanan membuat paket hemat, toko fashion menggabungkan atasan dan bawahan, atau penjual perlengkapan rumah menawarkan beberapa barang yang saling melengkapi.
Baca Juga:Mau Bangun atau Renovasi Rumah? Ini 13 Toko Bangunan di Cibarusah yang Bisa Jadi Pilihan12 Cara Cepat Menghafal Kosakata Bahasa Inggris, Nomor 6 Bikin Kata Baru Lebih Mudah Nempel
Bundling juga membuat penjual memiliki bahan pembicaraan lebih banyak selama live.
Penonton tidak hanya diberi satu pilihan produk, tetapi beberapa alternatif sesuai kebutuhannya.
7. Manfaatkan Momen Ramai untuk Live
Jadwal live sebaiknya tidak dibuat secara asal.
Pemilik UMKM dapat menguji beberapa waktu berbeda selama beberapa hari. Catat kapan penonton paling banyak masuk, kapan interaksi meningkat dan kapan transaksi paling sering terjadi.
Setelah menemukan pola, jadwal tersebut dapat dibuat lebih konsisten.
Konsistensi penting karena calon pembeli perlu mengetahui kapan mereka bisa kembali bertemu dengan penjual.
TikTok Shop Academy sendiri menyediakan materi mengenai pengembangan penjual, termasuk tahapan bagi penjual baru hingga seller yang lebih maju.
8. Ajak Penonton Bertanya dan Berikan Respons Cepat
