KBEOnline.id, JAKARTA – Menjelang masa libur akhir tahun Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru), LRT Jabodebek bergerak cepat menguji kesiapan layanan transportasi publik.
LRT Jabodebek berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Jakarta melaksanakan peninjauan ketat terhadap Standar Pelayanan Minimum (SPM) sarana dan prasarana.
Pemeriksaan marathon yang berlangsung selama empat hari (3–6 November 2026) ini berfokus pada enam indikator utama: keselamatan, keamanan, keandalan, kenyamanan, kemudahan, serta kesetaraan aksesibilitas.
Baca Juga:CPNS 2027 Dibuka November 2026, Lulusan SMA hingga S2 Bisa Ikut! Ini Syarat dan Cara DaftarnyaGreen Freight Service Jadi Andalan KAI Logistik untuk Kejar Target Rp568,4 Miliar
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menegaskan bahwa peninjauan ini merupakan komitmen bersama dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Persiapan Angkutan Natal dan Tahun Baru tidak hanya berkaitan dengan kesiapan perjalanan kereta, tetapi juga memastikan fasilitas yang digunakan masyarakat berada dalam kondisi terawat dan berfungsi dengan baik. Seluruh pengguna, termasuk kelompok prioritas, harus memperoleh kemudahan akses,” kata Radhitya Mardika di Jakarta, Sabtu (7/11/2026).
Pemeriksaan menyeluruh dilakukan langsung pada infrastruktur stasiun hingga ke dalam kabin kereta guna memastikan kelaikan operasional di lapangan:
- Infrastruktur Stasiun: Menjangkau fasilitas toilet umum, musala, lift penumpang, eskalator, pos kesehatan, hingga fasilitas khusus kelompok prioritas (penyandang disabilitas, ibu hamil, dan lansia) seperti guiding block, toilet khusus disabilitas, serta penyediaan kursi roda.
- Sarana Dalam Kereta: Memastikan kebersihan dan fungsi alat keselamatan seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR), kotak P3K, tombol rem darurat (Emergency Brake), Passenger Information Display System (PIDS), hingga kondisi tempat duduk penumpang.
Pemeriksaan ini juga memperhatikan pemantauan berkala terhadap masa kedaluwarsa isi perlengkapan keselamatan serta obat-obatan di pos kesehatan stasiun.
Hasil Inspeksi: Fasilitas LRT Jabodebek Siap Melayani Penumpang Libur Nataru
Dari hasil pemeriksaan bersama DJKA, fasilitas pelayanan di stasiun maupun armada kereta LRT Jabodebek secara umum dinyatakan telah memenuhi standar ketentuan yang berlaku.
Meski demikian, manajemen LRT Jabodebek terus menindaklanjuti berbagai catatan teknis melalui perawatan rutin berkelanjutan. Pemantauan harian juga diperketat untuk menjaga kebersihan area stasiun serta memastikan keandalan alat-alat darurat jelang lonjakan penumpang di masa libur Nataru 2026/2027.
