Peneliti Jerman: Kualitas Hasil Pencarian Mesin Google Kian Buruk, Gara-gara SEO dan AI

Kualitas Hasil Pencarian Mesin Google Kian Buruk
Kualitas Hasil Pencarian Mesin Google Kian Buruk
0 Komentar

KBEONLINE.ID- Kualitas hasil pencarian mesin Google kian buruk, ini gara-gara SEO dan AI.

Studi yang dilakukan para peneliti dari universitas Leipzig dan Bauhaus serta Center for Scalable Data Analytics and Artificial Intelligence (ScaDS.AI) Jerman itu memang menyimpulkan hal itu.

Dalam keterangannya, para peneliti yang terlibat dalam studi itu menyebutkan bahwa hasil pencarian Google kian buruk karena internet dibanjiri dengan spam dari kumpulan Search Engine Optimization (SEO) serta tautan (link) ke situs yang terafiliasi atau semacam backlink.

Baca Juga:JNE Raih Dua Penghargaan di Ajang The 4th Annual Infobrand.id Summit 2024Detik-detik Tabrakan Beruntun di Jalur Puncak, Sejumlah Mobil dan Motor Hancur

Diketahui SEO merupakan teknik optimasi mesin pencari yang bertujuan untuk meningkatkan volume trafik sebuah website.

Website dengan optimasi SEO, diharapkan bisa muncul di hasil pencarian teratas. Biasanya, salah satu teknik yang digunakan adalah dengan strategi afiliasi, yakni menyisipkan tautan yang dianggap relevan ke sebuah artikel di dalam website.

Hasil riset ini menemukan bahwa semakin banyak halaman memuat tautan afiliasi dan strategi SEO, maka semakin buruk pula kualitas halaman tersebut.

Praktiknya, para peneliti menganalisis sebanyak 7.392 hasil pencarian tentang ulasan produk di mesin pencari populer, yakni Google Search, Bing, dan DuckDuckGo.

Proses analisisnya sekitar satu tahun. Mereka juga meneliti tautan yang jumlahnya tak terhingga, dalam setahun terakhir.

Dari situ, mereka menyimpulkan bahwa kualitas hasil penelusuran Google memang menurun. Hal ini seakan mengamini keluhan dari sejumlah pengguna.

“Dapat kami simpulkan bahwa halaman dengan peringkat lebih tinggi, rata-rata lebih dioptimasi, lebih dimonetisasi dengan strategi afiliasi, serta menunjukkan tanda-tanda kualitas teks yang lebih rendah,” tulis para peneliti.

Baca Juga:Nyari Rumah Idaman di Karawang? Ada Rumah Gratis PPN dari Citra Swarna Grup, Ikuti Aturan Pemerintah untuk Pelayanan Terbaik pada Konsumen Masihkah Pemerintahan Jokowi Berpihak pada Petani? Tahun 2024 Subsidi Pupuk Dikurangi Sampai 50 Persen

Dalam konteks “ulasan produk”, cukup sedikit hasil pencarian yang memakai strategi afiliasi.

Hanya saja, para peneliti menemukan bahwa sebagian besar hasil mesin pencari, memakai strategi itu sehingga membuat kualitas hasil pencarian di halaman hasil pencarian relevan (Search Engine Result Page/SERP) memburuk.

0 Komentar