Putus Penyebaran Covid-19, Unsika Gelar Sentra Vaksinasi

Putus Penyebaran Covid-19, Unsika Gelar Sentra Vaksinasi
VAKSINASI: Unsika menyelenggarakan Sentra Vaksinasi di gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 16-20 Agustus 2021.
0 Komentar

Sasar Sivitas Akademika, Warga Karawang dan
Non-karawang

KARAWANG – Universitas Singaperbangsa Karawang
(Unsika) menyelenggarakan Sentra Vaksinasi batch 2 di gedung Fakultas Ilmu
Sosial dan Ilmu Politik, 16-20 Agustus 2021. Kegiatan digelar untuk memutus
penyebaran covid-19 di lingkungan kampus dan umumnya di Indonesia.

Kegiatan vaksinasi tahap kedua yang
menggunakan jenis vaksin AstraZeneca ini terwujud atas hasil kerja sama Unsika
dan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang di bawah koordinasi Wakil Rektor
Bidang Kerja Sama, Kemahasiswaan, dan Alumni. Yang mana pelaksanaannya
dilakukan oleh tim Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika dan didukung penuh oleh Wakil
Rektor dan Biro Keuangan.

Sasaran kegiatan vaksinasi yakni para Sivitas
Akademika Unsika yang ber-KTP Karawang dan non-Karawang, juga masyarakat umum
yang ber-KTP Karawang dan non-Karawang. Pendaftaran vaksinasi telah dibuka
sejak tanggal 12 Agustus 2021 melalui tautan http://bit.ly/DaftarVaksinNow.

Baca Juga:Nasib ‘Sekarat’ Kali JambePLTGU Jawa-1 Tebar Ratusan Paket Sembako di Cilamaya

Pada saat proses vaksinasi, peserta vaksin
akan melewati empat tahapan. Tahap pertama adalah validasi data registrasi, kemudian
dilanjutkan dengan skrining kondisi kesehatan, vaksinasi, dan proses terakhir
adalah observasi; untuk mengetahui keberadaan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi
(KIPI). Pada skrining kesehatan, jika kondisi kesehatan peserta vaksin dianggap
kurang baik, maka akan disarankan untuk menunda pelaksanaan vaksin. Waktu yang
dibutuhkan untuk keseluruhan proses vaksinasi adalah sekitar satu jam.

Pelaksana Teknis Kegiatan Vaksin Unsika, Astri
Nurdiana mengatakan, vaksinasi dilaksanakan sebagai upaya memutus rantai
penyebaran virus Covid-19 di lingkungan kampus Unsika, sekaligus mempersiapkan
jika nanti kementerian sudah memperbolehkan seluruh universitas untuk
beraktivitas secara tatap muka.

“Nantinya, mahasiswa, dosen, serta tenaga
pendidik sudah siap, aman, dan terlindungi selama berkegiatan di dalam maupun
di luar kampus. Ssehingga dapat fokus untuk berprestasi dan berkontribusi bagi
masyarakat,” ujarnya.

Tahap kedua pelaksanaan vaksin ini menargetkan
300 orang per hari dan akan dilanjutkan tahapan ketiga dengan target 1500 orang
yang akan dilaksanakan kembali di Unsika. Sebelumnya, vaksin tahap pertama
telah dilaksanakan dengan sasaran vaksin yaitu dosen dan tenaga pendidik
Unsika. (rls/wyd/ayi)

0 Komentar