BPBD Bekasi Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Bojongmangu

Ilustrasi cuaca ekstrem.
Ilustrasi cuaca ekstrem. (freepik)
0 Komentar

KBEOnline.id – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, pada Senin (10/11) sore. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan atap baja ringan milik sebuah kafe di kawasan Bukit Hyundai ambruk, terbang dan porak-poranda hingga menimpa rumah warga, dua mobil pengunjung, serta tiang listrik beton di sekitar lokasi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di Kampung Legok Cariu RT 12/06, Desa Sukamukti, yang berbatasan dengan Desa Sukabungah.

“Angin sangat kencang disertai hujan deras menyebabkan rangka baja ringan kafe ambruk. Sebagian atap terbang dan menimpa rumah warga serta dua mobil milik pengunjung. Tiang listrik beton juga patah hingga menyebabkan aliran listrik padam,” kata Dodi, Senin (11/10) malam.

Baca Juga:Pertamina Patra Niaga Regional JBB Meriahkan Konser Koplo Keliling di JIExpo Lewat Partisipasi Mitra BinaanWisata Kuliner Sate Maranggi Purwakarta: Ini Dia Tempat-tempat Paling Rekomended!

Akibat kejadian tersebut, satu rumah milik Arif Hidayat (1 KK, 4 jiwa) mengalami kerusakan di bagian atap, sementara kontrakan milik H. Cinem yang disewa oleh pedagang turut terdampak dengan tiga kepala keluarga (7 jiwa) di dalamnya. Material baja ringan juga sempat menutup akses jalan raya Sukabungah.

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Bekasi, PLN, Polsek Bojongmangu, Kecamatan Bojongmangu, Pemerintah Desa Sukamukti, Babinsa, Bimaspol, serta warga sekitar segera melakukan penanganan darurat di lokasi. Warga bersama petugas menggunakan mobil crane untuk menarik dan menyingkirkan sisa rangka baja yang menutupi jalan.

“PLN juga langsung melakukan penataan ulang kabel serta pemasangan tiang listrik beton baru agar suplai listrik bisa segera normal,” ujar Dodi.

Hingga pukul 22.00 WIB, petugas masih melakukan pembersihan material dan memastikan keamanan di lokasi. Akses jalan masih tertutup sebagian, sementara penerangan belum sepenuhnya pulih. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian ini.

Dari hasil koordinasi dengan pihak kecamatan dan desa, diketahui bahwa bangunan kafe yang roboh tersebut sudah beberapa kali mendapat surat teguran dari pemerintah setempat karena dinilai tidak sesuai dengan ketentuan bangunan.

BPBD Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

0 Komentar