Persika Fans 1951 Dukung Penutupan Akses Stadion Singaperbangsa Demi Kawasan Olahraga Steril

Persika Fans 1951
Kelompok suporter Persika 1951, Persika Fans 1951, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan penutupan akses kendaraan di kawasan Stadion Singaperbangsa
0 Komentar

KBEONLINE.ID KARAWANG – Kelompok suporter Persika 1951, Persika Fans 1951, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan penutupan akses kendaraan di kawasan Stadion Singaperbangsa. Mereka menilai stadion seharusnya difungsikan sebagai area khusus sarana olahraga, bukan menjadi jalur lalu lintas atau jalan pintas kendaraan bermotor, Selasa (2/2)

Perwakilan Persika Fans 1951, Medi, menegaskan bahwa sudah saatnya Karawang memiliki kawasan olahraga yang steril dari lalu lalang kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Stadion harus menjadi area khusus sarana olahraga, baik untuk masyarakat maupun atlet, termasuk Persika 1951, bukan dijadikan tempat lalu lalang kendaraan karena dianggap sebagai jalan pintas,” ujar Medi, Senin (2/2)

Baca Juga:‎Segar Maksimal! Es Kelapa Jeruk Jadi Minuman Favorit Baru Saat Cuaca Panas‎Kapan Jadwal TKA 2026 Bagi SD-SMP? Begini Informasi Lengkap Guru dan Orang Tua Wajib Baca! 

Ia menyebut, selama ini kawasan stadion kerap dijadikan akses alternatif dari arah Johar menuju jalur by pass. Padahal, menurutnya, masih banyak jalur lain yang bisa digunakan masyarakat tanpa harus melintasi area stadion.

“Masih banyak akses lain untuk kendaraan bermotor selain harus lewat stadion. Akses stadion itu sejak dulu memang dijadikan jalan pintas, dan ini yang seharusnya dihentikan,” katanya.

Medi menilai, kebijakan penutupan akses di kawasan stadion justru sudah berada di jalur yang tepat.

Selain berfungsi sebagai sarana olahraga bagi atlet, stadion juga dimanfaatkan oleh masyarakat umum untuk berolahraga setiap hari.

“Penutupan akses stadion sudah cukup bagus, karena kegunaan stadion bukan hanya untuk atlet, tapi juga untuk masyarakat. Ketika orang berolahraga, mereka tidak terganggu oleh arus lalu lintas kendaraan yang melintas,” jelasnya.

Medi berharap, kebijakan tersebut dapat dipertahankan dan dikembangkan sebagai bagian dari penataan kawasan olahraga di Karawang.

“Penutupan akses stadion ini sangat bagus agar Karawang punya kawasan yang benar-benar steril dari lalu lalang kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat,” pungkasnya.

0 Komentar