KARAWANG, KBEonline.id — Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang terus mendorong pembentukan koperasi sebagai penggerak program Pemberdayaan dan Peningkatan Kesejahteraan Keluarga. Langkah ini dinilai strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat, khususnya dari lingkup keluarga.
Penyuluhan Germaskop yaitu Gerakan Masyarakat Sadar Koperasi terus digalakan. Upaya tersebut dilakukan sebagai respons atas pentingnya wadah ekonomi berbasis kebersamaan. Koperasi dinilai mampu menghimpun dan mengelola potensi masyarakat secara kolektif, sehingga memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
Kepala Bidang Koperasi Disperindagkop UKM Karawang, Puguh Tri Hutomo, menegaskan bahwa koperasi memiliki peran krusial dalam memperkuat struktur ekonomi keluarga sekaligus mendorong kemandirian masyarakat.
Baca Juga:Terobosan Nasional Dalam Penyediaan Hunian Berkualitas dan Terjangkau Bagi MBRTiga Resep Nasi Kuning Pakai Rice Cooker yang Mudah dan Simpel, Anak Kost Wajib Simak!
“Pembentukan koperasi menjadi langkah konkret untuk menghimpun potensi ekonomi masyarakat sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap permodalan dan pasar,” ujarnya, Selasa (14/).
Menurutnya, koperasi bukan sekadar wadah usaha, tetapi juga instrumen pemberdayaan yang mampu mengelola potensi anggota secara terarah. Melalui sistem yang terstruktur, koperasi dapat mendorong pertumbuhan usaha anggota secara kolektif.
Selain itu, koperasi juga berperan sebagai penghubung antara pelaku usaha dengan akses pembiayaan dan jaringan pasar yang lebih luas. Hal ini menjadi penting, terutama bagi pelaku UMKM yang masih menghadapi keterbatasan dalam pengembangan usaha.
“Dengan koperasi, pelaku usaha bisa saling menguatkan, baik dari sisi permodalan maupun pemasaran, sehingga pertumbuhan ekonomi bisa dirasakan bersama,” kata Puguh.
Ia menambahkan, dampak koperasi tidak hanya berhenti pada peningkatan pendapatan, tetapi juga menyentuh aspek kesejahteraan keluarga secara menyeluruh. Aktivitas ekonomi yang dijalankan secara gotong royong dinilai mampu menciptakan stabilitas ekonomi rumah tangga.
Dalam praktiknya, terdapat beragam jenis koperasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Mulai dari koperasi produsen yang menghimpun dan memasarkan produk anggota, koperasi jasa yang menyediakan layanan tertentu, hingga koperasi pemasaran yang fokus pada distribusi dan promosi produk secara bersama.
Selain itu, koperasi simpan pinjam hadir untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan anggota, sementara koperasi konsumen menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
