KBEONLINE.ID – Laga penuh tensi tinggi tersaji dalam pekan ke-28 BRI Super League ketika Persib Bandung harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2 melawan Dewa United. Pertandingan ini tidak hanya menyajikan empat gol dan comeback dramatis, tetapi juga diwarnai sejumlah keputusan kontroversial yang memicu perdebatan panjang.
Tempo Tinggi dan Peluang Berbahaya Sejak Awal Laga
Bermain di Banten International Stadium, kedua tim langsung menampilkan permainan terbuka sejak menit awal. Tidak ada fase saling membaca permainan yang terlalu lama, karena baik tuan rumah maupun tim tamu sama-sama berani mengambil inisiatif serangan.
Peluang pertama datang dari kubu tuan rumah melalui sepakan jarak jauh Noah pada menit ketujuh. Meski masih bisa diamankan oleh Teja Paku Alam, peluang tersebut menjadi sinyal bahwa pertandingan akan berjalan dalam tempo cepat. Persib tidak tinggal diam dan mencoba membalas melalui skema serangan dari lini kedua.
Baca Juga:Rekomendasi Helm Terbaik di Harga Rp500 Ribu ke Bawah! Pilihan Nyaman dan Aman untuk Harian 2026Surga Tersembunyi di Bogor Tanpa Macet Puncak! Anemos Resort Cijeruk Jadi Destinasi Favorit Baru 2026
Pada menit ke-16, Marc Klok hampir membawa tim tamu unggul setelah memanfaatkan bola liar di luar kotak penalti. Namun, upaya tersebut masih mampu diblok oleh lini belakang lawan. Intensitas tinggi ini terus berlanjut hingga pertengahan babak pertama, dengan kedua tim silih berganti menekan.
Gol Kontroversial Jadi Titik Awal Ketegangan
Momen paling krusial di babak pertama terjadi pada menit ke-23 saat tuan rumah berhasil mencetak gol pembuka melalui Alex Martins. Gol tersebut langsung memicu reaksi keras dari pemain Persib yang menilai bola sebelumnya telah keluar lapangan.
Dalam situasi tersebut, pemain sempat berhenti karena mengira permainan akan dihentikan. Namun, serangan tetap dilanjutkan hingga menghasilkan gol. Wasit kemudian melakukan pengecekan VAR selama beberapa menit, tetapi keputusan akhir tetap mengesahkan gol tersebut tanpa melihat monitor di sisi lapangan.
Keputusan ini menjadi pemicu meningkatnya tensi pertandingan. Protes dari pemain dan reaksi dari bangku cadangan membuat suasana pertandingan semakin panas, sementara tuan rumah berhasil memanfaatkan momentum untuk terus menekan.
Babak Kedua, Kontroversi Kembali Terulang
Memasuki babak kedua, Persib mencoba meningkatkan intensitas permainan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, alih-alih menyamakan skor, mereka justru kembali kebobolan pada menit ke-60.
