Karawang Menguat Sebagai Hub Logistik, Lippo Karawang Hadirkan Ecoprime Untuk Tangkap Permintaan Tinggi

Lippo Karawang Hadirkan Ecoprime
Karawang Menguat Sebagai Hub Logistik, Lippo Karawang Hadirkan Ecoprime Untuk Tangkap Permintaan Tinggi. (foto: KBEonline.id)
0 Komentar

KBEonline.id, KARAWANG – Pergeseran pusat pertumbuhan logistik di Jabodetabek semakin mengarah ke timur, dengan Karawang muncul sebagai salah satu koridor utama yang menopang distribusi nasional. Tren ini didorong oleh keterbatasan lahan di Bekasi serta ekspansi agresif sektor manufaktur, e-commerce, dan logistik pihak ketiga.

Berdasarkan kajian Jones Lang LaSalle, total pasokan gudang modern di Jabodetabek telah melampaui 3,1 juta meter persegi pada 2025 dan diproyeksikan mencapai sekitar 3,4 juta meter persegi pada 2026, dengan tingkat okupansi tetap terjaga di atas 90%. Tingginya tingkat serapan ini mencerminkan permintaan yang kuat dan berkelanjutan dari pelaku industri.

Di tengah dinamika tersebut, Karawang tidak lagi hanya berperan sebagai kawasan industri penunjang, tetapi telah bertransformasi menjadi hub distribusi strategis yang menghubungkan arus logistik Jawa Barat dan Jabodetabek.

Baca Juga:SPPG Belum Ber-SLHS di Kabupaten Bekasi Disorot, Legislator Minta BGN BertindakPemkab Bekasi Kerahkan 32 Tim Awasi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Menangkap momentum ini, Lippo Land melalui Lippo Karawang memperkenalkan ECOPrime, sebuah konsep New Hybrid Warehousing yang dirancang untuk menjawab kebutuhan ruang usaha modern yang fleksibel dan terintegrasi. ECOPrime merupakan pengembangan lanjutan dari ECOSPACE Business Park, kawasan komersial pergudangan ramah lingkungan yang telah lebih dulu dikembangkan di Lippo Karawang, dan kini dihadirkan dengan pendekatan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan bisnis masa kini.

ECOPrime mengusung konsep 4-in-1 yang menggabungkan fungsi warehouse, office, showroom, dan workshop dalam satu unit. Pendekatan ini memungkinkan pelaku usaha mengoptimalkan operasional sekaligus meningkatkan efisiensi biaya dan visibilitas bisnis tanpa perlu ekspansi ke lokasi terpisah.

Dari sisi lokasi, ECOPrime menawarkan konektivitas langsung ke jaringan infrastruktur utama, termasuk akses tol, koneksi menuju Pelabuhan Patimban, serta jalur distribusi strategis seperti MBZ dan Japek II. Berada di dalam ekosistem industri Karawang yang dihuni lebih dari 1.000 perusahaan nasional dan multinasional, proyek ini memiliki basis permintaan yang kuat.

ECOPrime tersedia dalam beberapa pilihan unit yang fleksibel, antara lain:

  • Tipe 4.5 (4,5 x 18) mulai dari Rp650 juta
  • Tipe 6 (6 x 18) mulai dari Rp832 juta
  • Tipe 9 (9 x 36) mulai dari Rp2,2 miliar

Sejalan dengan tingginya permintaan ruang logistik di kawasan ini, ECOPrime juga menawarkan potensi imbal hasil sewa yang kompetitif serta prospek pertumbuhan nilai aset dalam jangka menengah hingga panjang.

0 Komentar