kbeonline.id – Kapten Persib Bandung, Marc Klok, menegaskan timnya tak ingin larut dalam hasil imbang di laga sebelumnya. Menjelang duel kontra Arema FC pada pekan ke-29 BRI Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (24/4/2026), Persib langsung mengalihkan fokus untuk meraih kemenangan.
Fokus ke Laga Berikutnya
Klok menyebut situasi saat ini sudah jelas: Persib butuh tiga poin untuk menjaga posisi di puncak klasemen. Setelah hasil imbang sebelumnya, ia melihat jadwal yang padat justru jadi keuntungan karena tim bisa segera “move on”.
“Kami senang bisa cepat bermain lagi. Kemarin imbang, sekarang targetnya jelas: menang di kandang,” ujarnya dalam sesi jumpa pers.
Baca Juga:Persija Mulai Tersendat, Masihkah Realistis Mengejar Gelar?Kalah dari Persis, Wahyu Subo: Saatnya Bhayangkara Evaluasi Diri
Bermain di hadapan Bobotoh tentu jadi tambahan energi tersendiri. Atmosfer GBLA sering kali jadi pembeda, terutama di laga-laga krusial seperti ini.
Tak Mau Terpengaruh Tim Lain
Persaingan gelar musim ini memang semakin ketat. Selisih poin di papan atas sangat tipis. Namun, Klok menegaskan timnya tidak ingin terdistraksi oleh hasil klub lain seperti Borneo FC.
Menurutnya, nasib Persib sepenuhnya ada di tangan mereka sendiri. Selama bisa konsisten meraih kemenangan, peluang juara tetap terbuka lebar.
Pendekatan ini cukup realistis. Di fase akhir musim, terlalu fokus pada hasil tim lain justru bisa mengganggu konsentrasi sendiri.
Tekanan atau Tantangan?
Menariknya, Klok tidak melihat situasi ini sebagai tekanan. Ia justru menyebutnya sebagai tantangan yang harus dijawab oleh tim.
“Kalau kami juara nanti, itu bukan karena keberuntungan, tapi karena kualitas,” tegas pemain bernomor punggung 23 itu.
Sudut pandang seperti ini penting. Alih-alih terbebani, tim justru diajak menikmati persaingan dan membuktikan kemampuan.
Baca Juga:Kanjuruhan Belum Siap, Derbi Panas Pindah ke GianyarHasil Super League: Dua Penalti Terbuang, Persija Gagal Taklukkan PSIM
Konsistensi Jadi Kunci
Dengan enam laga tersisa, Klok menekankan pentingnya menjaga performa setiap pekan. Tidak cukup hanya tampil bagus di satu-dua pertandingan—yang dibutuhkan adalah konsistensi.
Ia juga mengajak seluruh pemain untuk menunjukkan mentalitas “haus tantangan”. Menurutnya, karakter seperti inilah yang bisa membawa tim hingga garis akhir sebagai juara.
