Infeksi Paru-ParuBakteri dari mulut bisa terhirup ke paru-paru dan menyebabkan infeksi seperti pneumonia, terutama pada lansia.
Dengan kata lain, kesehatan mulut bukan hanya soal senyum, tapi juga berkaitan langsung dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Mengapa Karang Gigi Tidak Bisa Dibersihkan Sendiri?
Banyak orang mencoba menghilangkan karang gigi dengan menyikat lebih keras atau menggunakan produk tertentu. Sayangnya, cara ini tidak efektif.
Baca Juga:Bupati Karawang Aep Syaepuloh Tekankan Integritas Kepala Sekolah, Disdik Pastikan Seleksi TransparanNasi Darurat Karawang: Gerakan Mahasiswa Menjaga Asa di Tengah Keterbatasan
Karang gigi memiliki struktur keras yang melekat kuat pada permukaan gigi. Menggosok terlalu keras justru bisa merusak enamel dan melukai gusi.
Satu-satunya cara aman dan efektif adalah melalui prosedur medis yang disebut scaling.
Ultrasonic Scaling: Teknologi Modern untuk Membersihkan Karang Gigi
Dalam dunia kedokteran gigi, pembersihan karang gigi dilakukan menggunakan alat bernama ultrasonic scaler.
Alat ini bekerja dengan:
getaran frekuensi tinggi untuk memecah karang gigisemprotan air untuk membersihkan sisa kotoranefek kavitasi untuk menghancurkan bakteri
Menariknya, teknologi ini mampu membersihkan hingga ke sela-sela gusi tanpa merusak permukaan gigi.
Setelah prosedur, biasanya pasien akan merasakan:
gigi lebih halus dan bersihgusi lebih sehatberkurangnya perdarahan saat menyikat gigi
Pencegahan: Kunci Utama yang Sering Diabaikan
Karang gigi bisa kembali terbentuk jika kebiasaan tidak berubah.
Beberapa langkah sederhana namun sangat efektif antara lain:
Baca Juga:Persib VS Arema! Bojan Bingung Pilih Strater, Marcos Santos Siap Tekan Maung Bandung di Kandang Rekomendasi Touring Terbaik di Jawa Barat! Mulai dari Panas Karawang Tembus ke Tempat Paling Dingin!
Sikat gigi sebelum tidurIni adalah waktu paling penting karena bakteri berkembang lebih cepat saat produksi air liur menurun.
Gunakan dental flossSekitar 40% permukaan gigi berada di sela-sela yang tidak terjangkau sikat.
Kurangi makanan manis dan lengketJenis makanan ini menjadi “bahan bakar utama” bagi bakteri.
Rutin kontrol ke dokter gigiIdealnya setiap 6 bulan sekali, bahkan jika tidak ada keluhan.
Catatan Penting
Di Indonesia, pembersihan karang gigi (scaling) bisa ditanggung BPJS jika dilakukan untuk tujuan medis, seperti mengatasi radang gusi. Namun, jika hanya untuk estetika, biasanya tidak termasuk dalam tanggungan.
Karang gigi bukan sekadar masalah kecil, melainkan hasil dari proses biologis kompleks yang bisa berdampak besar pada kesehatan tubuh.
Dimulai dari plak yang tampak sepele, berkembang menjadi biofilm yang kuat, hingga akhirnya mengeras menjadi karang gigi yang sulit dihilangkan—semuanya terjadi secara bertahap dan sering tanpa disadari.
