KBEONLINE.ID PURWAKARTA — Tren wisata kuliner tradisional di Kabupaten Purwakarta kembali menggeliat. Salah satu destinasi yang kini ramai diperbincangkan warga adalah Pasar Sasagaran, pasar kuliner bernuansa tradisional yang menawarkan aneka jajanan jadul, makanan khas Sunda, hingga lauk rumahan dengan harga terjangkau.
Setiap akhir pekan, kawasan pasar ini dipadati pengunjung dari berbagai daerah di Purwakarta maupun luar kota. Banyak warga datang sejak pagi untuk berburu sarapan, menikmati suasana khas pasar tempo dulu, sekaligus bernostalgia dengan kuliner tradisional yang kini mulai jarang ditemui.
Pasar Sasagaran hanya buka pada Sabtu dan Minggu mulai pukul 06.00 Waktu Indonesia Barat. Karena waktu operasionalnya terbatas, banyak pengunjung memilih datang lebih pagi agar tidak kehabisan menu favorit yang kerap ludes dalam hitungan jam.
Surganya Kuliner Tradisional Harga Ramah Kantong
Baca Juga:Ketahanan Pangan, Polres Karawang Gandeng Gapoktan Panen Raya Jagung di Pangkalan
Salah satu alasan Pasar Sasagaran cepat menarik perhatian warga adalah karena harga kulinernya yang dinilai relatif murah. Beragam jajanan pasar dijual mulai **Rp2 ribuan**, mulai dari aneka kue basah tradisional, combro, misro, hingga sorabi hangat yang dimasak langsung di tempat.
Aroma khas adonan sorabi yang dipanggang menggunakan tungku tradisional menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Pengunjung dapat menyantap sorabi dengan berbagai pilihan rasa, mulai dari original hingga gula merah khas Sunda.
Tak hanya jajanan ringan, pasar ini juga menghadirkan beragam minuman tradisional yang cocok dinikmati saat pagi hari. Salah satu yang paling banyak diburu pengunjung ialah Es Goyobot Sasagaran, minuman khas Sunda yang dikenal menyegarkan.
Dengan harga sekitar Rp10 ribu, pengunjung sudah mendapatkan satu porsi es goyobot lengkap dengan isian melimpah. Tekstur kenyal dari goyobot berpadu dengan manisnya santan, gula, dan es menjadikan menu ini salah satu favorit warga.
Selain es goyobot, tersedia pula **es cendol** yang dijual sekitar Rp5 ribuan per gelas. Minuman sederhana ini tetap menjadi pilihan banyak pengunjung, terutama saat cuaca mulai panas menjelang siang.
Aneka Pepes dan Lauk Kampung Jadi Incaran
Tidak hanya dikenal sebagai pusat jajanan tradisional, Pasar Sasagaran juga menjadi surga bagi pecinta makanan rumahan khas Sunda. Di sejumlah lapak, pengunjung bisa menemukan berbagai lauk matang seperti ayam kampung, ikan goreng, tumisan sayur, hingga aneka sambal khas Sunda.
