Kampung Bunikasih di Kaki Gunung Subang : Tempat Tenang yang Dinilai Cocok untuk Menikmati Masa Pensiun

Kampung Bunikasih di Kaki Gunung Subang : Tempat Tenang yang Dinilai Cocok untuk Menikmati Masa Pensiun
Kampung Bunikasih di Kaki Gunung Subang : Tempat Tenang yang Dinilai Cocok untuk Menikmati Masa Pensiun
0 Komentar

Kampung Penghasil Gula Aren Berkualitas

Di balik ketenangannya, Kampung Bunikasih juga memiliki potensi ekonomi lokal yang cukup menarik, salah satunya berasal dari produksi gula aren tradisional. Warga setempat sejak lama dikenal memiliki keterampilan menyadap air nira dari pohon aren yang tumbuh di sekitar kawasan hutan pegunungan. Proses pengolahannya masih dilakukan secara alami tanpa banyak campuran bahan tambahan.

Air nira yang diambil dari pohon aren direbus dalam waktu lama hingga mengental, kemudian dicetak menjadi gula aren tradisional dengan aroma khas yang kuat. Menurut cerita warga, produk gula aren dari Bunikasih dikenal memiliki cita rasa lebih wangi dan alami dibanding produk dari beberapa daerah lain karena masih diproses secara murni.

Bahkan, kawasan ini pernah memiliki fasilitas pengolahan gula semut bantuan pemerintah provinsi. Dalam beberapa periode, produk gula aren bubuk dari kampung tersebut sempat menembus pasar ekspor hingga ke Kanada melalui pihak ketiga. Meski kini aktivitas produksi skala besarnya tidak seaktif dulu, gula aren tetap menjadi identitas penting masyarakat Bunikasih.

Baca Juga:Bingung Akhir Pekan Pergi ke Mana? Ayo Datang ke Pasar Sasagaran Purwakarta Banyak Kuliner Jadul Serba Murah 

Surga Curug Tersembunyi yang Menenangkan

Selain suasana kampung yang damai, kawasan Bunikasih juga memiliki kekayaan alam berupa belasan air terjun atau curug yang tersebar di wilayah ekowisatanya. Berdasarkan penuturan warga, terdapat sekitar 18 titik curug, meskipun baru sebagian yang benar-benar dipetakan dan dikenal wisatawan.

Salah satu yang cukup populer adalah Curug Cipanggulaan, air terjun alami dengan beberapa tingkatan kolam air jernih yang berasal langsung dari sumber pegunungan. Suasana di sekitar curug masih sangat alami, dipenuhi pepohonan rindang dan suara alam yang dominan. Banyak pengunjung datang untuk sekadar menikmati ketenangan atau merasakan udara segar khas hutan pegunungan.

Bagi seseorang yang ingin menikmati masa pensiun dengan aktivitas ringan, keberadaan wisata alam seperti ini bisa menjadi nilai lebih. Jalan santai menikmati alam, duduk menikmati suara air, atau sekadar bersantai sambil menikmati udara dingin bisa menjadi rutinitas sederhana yang membantu menjaga kualitas hidup tetap baik.

Tetap Ada Tantangan yang Perlu Dipertimbangkan

0 Komentar