Pemerintah daerah juga menginstruksikan Dinas Kesehatan setempat untuk mengesampingkan formalitas penurunan angka di atas kertas yang manipulatif. Bupati menegaskan bahwa deteksi dini yang memunculkan kenaikan grafik kasus justru dinilai jauh lebih jujur dan mempermudah proses pemetaan bantuan di lapangan agar tepat sasaran.
Dengan kesiapan infrastruktur logistik non-negara yang kuat serta keterbukaan data dari tim medis, Pemkab Karawang optimistis beban target penurunan stunting dapat dicapai dalam waktu dekat. Komitmen swasta dan swadaya mandiri ini diharapkan menjadi model percontohan penyelesaian masalah sosial tanpa membebani kas anggaran pusat.
“Saya juga enggak apa-apa kemarin pada waktu itu, ‘Pak Bupati, kok ini kenapa kita naik ya stunting -nya?’ Berarti bener, yang ngeceknya bener gitu loh… Jadi jangan sampai justru ternyata yang dicek itu cuma hanya 2.000, memang turun stuntingnya, tapi ternyata udah gitu nanti ada lagi penderita. Nah, ini yang kita enggak naik,” pungkas Bupati.(aufa)
